Indonesia Sumbang USD 30 Juta untuk Gavi, Aliansi Vaksin Dunia, Sebagai Terima Kasih atas Bantuan Saat Pandemi

BITVonline.com - Jumat, 06 Desember 2024 11:55 WIB

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bahwa Indonesia akan menyumbangkan USD 30 juta kepada Gavi, Aliansi Vaksin Dunia, sebagai bentuk terima kasih atas dukungan yang telah diberikan selama pandemi COVID-19. Pengumuman tersebut disampaikan pada saat pertemuan antara Prabowo dan Chairman Gavi, José Manuel Barroso, di Istana Presiden, Jakarta, pada Jumat, 6 Desember 2024.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia sangat menghargai kontribusi Gavi yang telah membantu negara ini selama masa krisis kesehatan global. Prabowo mengungkapkan bahwa Gavi telah memberikan 110,3 juta dosis vaksin senilai USD 684 juta secara gratis kepada Indonesia. Selain itu, Gavi juga menyediakan peralatan cold chain untuk distribusi vaksin serta biaya tambahan lainnya yang mencapai hampir USD 1 miliar.

“Perlindungan dan bantuan dari Gavi sangat besar bagi kami. Bantuan tersebut tidak hanya berupa vaksin, tetapi juga dukungan logistik dan keuangan yang sangat diperlukan untuk mengatasi pandemi. Kami sangat berterima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan,” ujar Prabowo.Selain itu, Prabowo juga memperkenalkan Kepala Eksekutif Gavi, Sania Nishtar, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut. Pada kesempatan itu, Prabowo menekankan pentingnya kesiapan menghadapi potensi pandemi di masa depan. Ia menegaskan bahwa meskipun Indonesia telah melewati masa puncak pandemi COVID-19, kewaspadaan harus tetap dijaga, terutama mengingat adanya wabah Mpox yang masih berlangsung di beberapa negara Afrika.

Gavi, yang sebelumnya dikenal sebagai Global Alliance for Vaccines and Immunisation, telah berperan penting dalam memastikan distribusi vaksin secara adil dan merata ke seluruh dunia. Sejak didirikan pada tahun 2000, Gavi telah membantu memvaksinasi lebih dari separuh anak-anak di dunia terhadap penyakit menular yang mematikan, serta berperan penting dalam menurunkan angka kematian akibat penyakit tersebut.Sumbangan Indonesia yang sebesar USD 30 juta ini diharapkan dapat memperkuat peran Gavi dalam meningkatkan akses vaksinasi untuk negara-negara berkembang, serta mendukung upaya-upaya untuk menghadapi tantangan kesehatan global di masa depan.(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis

Nasional

KPK Soroti Putusan MK Soal Kerugian Negara, Sebut BPK Bisa Kewalahan Tangani Semua Perkara

Nasional

DPR Desak Pemerintah Tak Diam Soal WNI di Kapal Kemanusiaan yang Ditahan Israel

Nasional

Kemensos Siapkan Dana Rp1 Triliun Lebih untuk Pemulihan Aceh, Sumut, dan Sumbar

Nasional

Pemkot Medan Tanggung Biaya Pengobatan Korban Begal, Rico Waas Terbitkan Perwal Baru

Nasional

DWP Sumut Ajak Perempuan Lawan KDRT, Suara Diam Tak Lagi Jadi Pilihan