Perlawanan Palestina Sengit: IDF Disergap di Kamp Balata, Ketegangan Meluas di Tepi Barat

BITVonline.com - Jumat, 06 Desember 2024 12:32 WIB

BITVONLINE.COM– Konflik antara pejuang Palestina dan pasukan pendudukan Israel kembali memanas di wilayah Tepi Barat. Brigade Al-Quds-Brigade Nablus mengonfirmasi bahwa pejuangnya menyergap pasukan infanteri Israel di sekitar poros Hashashin di kamp Balata pada dini hari Jumat (6/12/2024).

Menurut pernyataan Brigade, pasukan Israel yang mendekati lokasi penyergapan diserang dengan alat peledak dan tembakan intensif. “Kami berhasil mengenai sasaran,” ungkap pernyataan tersebut.Pasukan pendudukan Israel (IDF) mengalami perlawanan sengit di kamp Balata dan wilayah timur kota Nablus. Brigade Al-Quds menegaskan, alat peledak dan rentetan peluru digunakan secara strategis untuk menyerang pasukan infanteri dan kendaraan militer Israel.”Kami terlibat dalam pertempuran sengit bersama faksi-faksi lainnya di kamp pertempuran Balata,” tambah pernyataan itu.Selain Nablus, konfrontasi juga terjadi di kamp pengungsi Jalazone, Ramallah. Pemuda Palestina terlibat bentrokan langsung dengan pasukan pendudukan di pintu masuk kamp tersebut, memanfaatkan alat sederhana sebagai bentuk perlawanan.

Pejuang Palestina juga melawan penyerbuan di Jenin, khususnya di kota Deir Abu Daif, di mana alat peledak digunakan untuk menghadang pasukan Israel.Di kamp pengungsi Balata, pasukan pendudukan menyerang pemukiman, memaksa warga bertahan di tengah tekanan militer. Penduduk kota Qalqilya dan desa Deir al-Ghusun juga melaporkan aksi represif yang menyebabkan ketakutan meluas.Sementara itu, desa al-Khader mengalami kekerasan dengan penggunaan gas air mata dan bom suara terhadap warga sipil.

Brigade Al-Quds menegaskan komitmennya untuk melawan pendudukan Israel. “Kami tidak akan mundur. Perlawanan ini adalah bentuk perjuangan kami untuk keadilan dan kebebasan,” ujar salah satu komandan lapangan dalam pernyataan singkat.Pasukan pendudukan Israel belum memberikan komentar resmi terkait perlawanan yang meningkat di berbagai wilayah Tepi Barat.Ketegangan yang terus meningkat di Tepi Barat memicu kekhawatiran komunitas internasional. Organisasi kemanusiaan menyerukan penghentian kekerasan segera dan pembukaan akses bantuan untuk warga Palestina yang terdampak.(JOHANSIRAIT)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Pertemuan Prabowo–Menhan Jepang, Fokus Perkuat Kerja Sama Pertahanan Maritim

Nasional

Skandal Motor Listrik BGN Terkuak, Kejagung Bongkar Modus Markup Proyek

Nasional

Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Lukai 15 Orang, Polisi Turun Tangan Selidiki Penyebab

Nasional

Gugatan Praperadilan Kuota Haji Bergulir, Asrul Azis Tantang Status Tersangka KPK

Nasional

Kurir Perempuan Antar 9 Kg Sabu ke Medan Digagalkan, Upah Rp22 Juta Terungkap

Nasional

Keluhan Wisatawan Soal Pungli Viral, Gubernur Sumut Beri Ultimatum ke Pemkab Karo