MEDAN – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Medan kembali menggelar kegiatan Bazar Produk Warga Binaan yang berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025, di ruang kunjungan Rutan.
Acara ini menjadi wadah untuk menampilkan beragam hasil karya kreatif dan produktif dari warga binaan yang mengikuti berbagai pelatihan kemandirian di dalam rutan.
Bazar tersebut menampilkan produk unggulan hasil keterampilan warga binaan, mulai dari kerajinan tangan, hasil pertanian seperti jamur tiram, tempe, dan roti, hingga karya seni yang menunjukkan potensi serta kreativitas yang dikembangkan selama masa pembinaan.
Kepala Rutan Kelas I Medan, Andi Surya, menyampaikan dalam sambutannya bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari program pembinaan kemandirian.
Tujuannya adalah memberikan bekal keterampilan sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri bagi warga binaan, agar mereka siap menjalani reintegrasi sosial setelah bebas.
"Kami ingin menunjukkan bahwa di balik tembok rutan, tersimpan potensi luar biasa yang dapat dikembangkan dengan dukungan dan pembinaan yang tepat. Melalui bazar ini, keluarga dan masyarakat dapat menyaksikan secara langsung hasil nyata yang dihasilkan oleh warga binaan," ujarnya.
Antusiasme pengunjung terhadap bazar ini sangat tinggi, dengan banyak produk yang laris terjual sebagai tanda apresiasi terhadap kualitas karya warga binaan.
Selain sebagai ajang penjualan, kegiatan ini juga berfungsi sebagai bentuk transparansi dan edukasi publik bahwa pembinaan di Rutan Kelas I Medan berjalan aktif dan produktif.
Dengan semangat "Pembinaan Penuh Harapan, Menuju Reintegrasi Sosial," kegiatan bazar ini diharapkan mampu memotivasi warga binaan untuk terus berkarya dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.*