DELI SERDANG — Suasana haru dan duka mendalam menyelimuti pemakaman calon jaksa muda, Reynanda Ginting, yang gugur saat menjalankan tugas penegakan hukum.
Isak tangis pecah di Jambur Taras, Jalan Namorih, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, saat jenazah Reynanda dilepas secara resmi oleh jajaran Kejaksaan pada Sabtu (5/7/2025).
Reynanda, staf pada bidang Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Simalungun, meninggal dunia usai tenggelam di Sungai Silau, Kisaran Timur.
Ia saat itu tengah berupaya mengejar dan menangkap Kardianto, Kepala Desa Banjar Hulu, yang menjadi buronan kasus dugaan korupsi dana desa.
Aksi heroik Reynanda mendapat penghormatan tinggi dari rekan sejawat dan pimpinan kejaksaan.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Harli Siregar, mewakili institusi menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya calon jaksa tersebut.
"Seluruh jajaran Adhyaksa di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ananda kami, adhyaksa muda, dalam menjalankan tugas dan fungsinya," ujar Harli.
Ia menambahkan, dedikasi dan keberanian Reynanda menjadi teladan bagi seluruh insan Adhyaksa di Indonesia dalam menegakkan hukum secara bermartabat.
Suasana pemakaman semakin mengharukan saat ibu kandung Reynanda tak kuasa menahan tangis.
Kehilangan putra bungsu yang wafat saat mengemban tugas negara membuat keluarga terpukul.
Sementara itu, rekan sejawat dan pejabat dari Kejati Sumut hingga Kejaksaan Agung turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.
Jenazah Reynanda rencananya akan dimakamkan sore ini di TPU GBKP Namorih, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang.