JAKARTA -Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia secara resmi kembali mengoperasikan rute penerbangan Jakarta – Doha (PP) mulai Sabtu, 28 Juni 2025.
Langkah ini diambil setelah adanya penilaian menyeluruh terhadap kondisi keamanan udara di kawasan Timur Tengah yang kini dinilai semakin kondusif.
Direktur Operasi Garuda Indonesia, Tumpal M. Hutapea, menjelaskan bahwa keputusan pengoperasian kembali rute ini merupakan hasil koordinasi intensif antara Garuda Indonesia dan Qatar Airways, serta didukung oleh asesmen bersama otoritas penerbangan dari Indonesia dan Qatar.
"Keputusan ini turut mempertimbangkan perkembangan kondisi geopolitik regional di wilayah udara Timur Tengah yang kini menunjukkan situasi yang semakin kondusif. Sejumlah maskapai internasional lain juga telah memulai kembali melayani penerbangan menuju wilayah tersebut," ujar Tumpal.
Sebelumnya, Garuda Indonesia sempat menutup layanan penerbangan Jakarta–Doha selama sepekan sejak 23 Juni 2025. Penutupan itu dilakukan menyusul meningkatnya ketegangan di Timur Tengah akibat konflik antara Iran dan Israel yang menyebabkan penutupan sejumlah wilayah udara, termasuk ruang udara Qatar.
Salah satu penerbangan Garuda bahkan sempat mengalami pembatalan di udara dan terpaksa berputar balik ke Indonesia. Pesawat tersebut mendarat sementara di Bandara Kualanamu, Medan, untuk pengisian bahan bakar sebelum kembali ke Jakarta.
Garuda Indonesia menegaskan bahwa keputusan pembukaan kembali rute ini diiringi dengan komitmen tinggi terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang. Maskapai akan terus memantau secara cermat perkembangan situasi geopolitik dan koordinasi dengan otoritas penerbangan demi menjamin keamanan seluruh operasional.
Garuda juga mengimbau kepada seluruh penumpang yang hendak melakukan perjalanan dari dan ke Doha untuk selalu mengecek status penerbangan melalui kanal resmi, seperti website Garuda Indonesia, aplikasi mobile, atau layanan Contact Center 24 jam.
Langkah ini sekaligus menjadi sinyal positif bagi pemulihan jaringan internasional Garuda Indonesia serta kepercayaan penumpang terhadap layanan penerbangan aman dan andal di tengah situasi dunia yang dinamis.*
(lp/j006)