SOLO -Wali Kota Solo, Respati Ahmad Ardianto, resmi menutup sementara Warung Ayam Goreng Widuran setelah makanan dari rumah makan tersebut viral karena diduga mengandung bahan nonhalal.
Penutupan ini dilakukan untuk memberikan waktu kepada pihak manajemen agar melakukan asesmen ulang dan pengajuan sertifikasi halal atau nonhalal secara resmi.
Respati tiba di lokasi sekitar pukul 08.41 WIB dan langsung meninjau kondisi rumah makan yang tengah menjadi sorotan publik. Ia tidak bertemu langsung dengan pemilik, melainkan berkomunikasi lewat telepon dengan manajemen warung tersebut.
"Saya mengimbau untuk ditutup terlebih dahulu, dilakukan asesmen ulang oleh OPD-OPD terkait, terkait kehalalan dan ketidakhalalan," ujar Respati kepada wartawan.
Dalam peninjauan tersebut, Wali Kota Solo turut didampingi Satpol PP, Dinas Perdagangan, dan Kementerian Agama Kota Solo. Ia menegaskan bahwa penutupan ini bukan bentuk penghukuman, tetapi langkah preventif agar masyarakat memperoleh kejelasan mengenai status kehalalan makanan yang dijual.
"Kalau memang ingin menyatakan halal, silakan ajukan. Kalau tidak, ya silakan juga ajukan sebagai tidak halal. Yang penting ada kejelasan bagi konsumen," tambahnya.
Setelah instruksi disampaikan, para karyawan tampak mulai berkemas dan menutup rumah makan tersebut. Penutupan ini bersifat sementara, hingga proses asesmen oleh BPOM dan otoritas terkait selesai dilakukan.
Respati berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi pelaku usaha kuliner lainnya agar transparan soal bahan baku makanan, serta taat terhadap regulasi sertifikasi halal.*
(dc/j006)