DELI SERDANG - Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 3114 yang mengangkut 359 jemaah haji Kloter 14 Embarkasi Kualanamu terpaksa melakukan putar balik ke Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada Senin (19/5/2025).
Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi usai ditemukan indikasi masalah teknis pada salah satu komponen penunjang pesawat.
Penerbangan menuju Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah tersebut sejatinya dijadwalkan berangkat pukul 08.15 WIB. Namun, Pilot in Command memutuskan untuk kembali ke bandara setelah mendeteksi perlunya pemeriksaan teknis lebih lanjut.
"Keputusan responsif untuk kembali ke Bandara Kualanamu diambil oleh awak pesawat sebagai langkah preventif," jelas I Wayan Gilang Aditya Subawa, Distrik Manager Garuda Indonesia Medan.
Setelah mendarat kembali di Kualanamu, tim teknis segera melakukan pengecekan dan perbaikan pada bagian yang memerlukan perhatian. Selain itu, dilakukan juga pengisian ulang bahan bakar serta inspeksi menyeluruh terhadap kondisi pesawat untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan.
"Garuda Indonesia memastikan pesawat telah kembali mengudara pukul 10.46 WIB dalam kondisi laik terbang," tambah Gilang.
Selama proses penanganan berlangsung, seluruh jemaah haji tetap berada di dalam pesawat. Pihak maskapai menyatakan bahwa jemaah berada dalam kondisi aman, tertib, dan tenang. Layanan tambahan juga diberikan untuk memastikan kenyamanan mereka selama masa tunggu.
"Seluruh jamaah tetap berada di kabin dalam kondisi aman dan layanan tambahan kami berikan," tutup Gilang.
Penerbangan ini kini telah kembali berjalan normal menuju tanah suci. Pihak Garuda Indonesia juga menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang adalah prioritas utama dalam setiap operasional penerbangan, khususnya untuk misi haji.*
(dc/j006)