Muhaimin Iskandar Klarifikasi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis: Rp 10.000 Adalah Perhitungan Minimal

BITVonline.com - Sabtu, 14 Desember 2024 04:38 WIB

JAKARTA -Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, memberikan penjelasan terkait anggaran program makan bergizi gratis yang disoroti oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. Menurut Muhaimin, angka Rp 10.000 per porsi yang dijadikan dasar untuk implementasi program tersebut adalah perhitungan minimal dan masih dalam tahap simulasi.

“Rp 10.000 itu sebagai fondasi awal, anggarannya itu mungkin bisa jadi perhitungan yang minimalnya,” ungkap Muhaimin saat memberikan keterangan pers di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat malam (13/12/2024).

Muhaimin menjelaskan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan simulasi untuk memastikan program ini dapat memberikan asupan gizi yang optimal dengan anggaran yang ada. Program makan bergizi gratis bertujuan untuk memastikan masyarakat, terutama keluarga kurang mampu, mendapatkan asupan gizi yang cukup. Dengan anggaran Rp 10.000, pemerintah memprioritaskan kandungan gizi yang dibutuhkan, seperti protein, meskipun menu bisa bervariasi sesuai dengan kebutuhan.

“Minimalnya itu Rp 10.000, nanti bisa melibatkan banyak pihak. Kalau baru (misalnya) pada level empat sehat saja, selama ini diprioritaskan proteinnya,” jelas Muhaimin, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia menambahkan bahwa evaluasi terus dilakukan bersama pihak terkait, termasuk Badan Gizi Nasional, untuk memastikan program ini berjalan sesuai dengan harapan.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengkritik anggaran tersebut dengan mempertimbangkan kondisi harga kebutuhan pokok yang semakin tinggi. Dalam acara peluncuran buku Pilpres 2024: Antara Hukum, Etika dan Pertimbangan Psikologis pada Kamis (12/12/2024), Megawati menyebutkan bahwa Rp 10.000 mungkin belum cukup untuk memenuhi kebutuhan makan bergizi yang lengkap, terutama dengan harga bahan pokok yang terus meningkat.

“Rp 10.000 dapat apa? Paling tempe,” ujar Megawati, yang kemudian mengingatkan pentingnya menghitung secara realistis kemampuan anggaran untuk program tersebut.

Muhaimin menegaskan bahwa evaluasi dan simulasi program makan bergizi gratis akan terus dilakukan hingga 1 Januari 2025. Pemerintah berharap bahwa dengan melibatkan berbagai pihak, program ini dapat mencapai sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semua sampai 1 Januari ini (masih) simulasi, kita harapkan bisa lebih efektif dan efisien,” tambahnya.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Program Rabu Walk-In Interview Pemko Medan Bantu Pencari Kerja Cepat Dapat Kerja

Nasional

HUT ke-78 Sumut, Wali Kota Medan Rico Waas Tekankan Kekompakan Antarwilayah untuk Pembangunan Merata

Nasional

Jokowi Lega Usai Gugatan CLS Ijazah Ditolak PN Surakarta: Putusan Cerminkan Keadilan

Nasional

APINDO Ungkap 67 Persen Perusahaan Tak Mau Rekrut Karyawan Baru, Menaker Buka Suara

Nasional

SP3 Kasus Ijazah Jokowi Diterbitkan, Rismon Sianipar: Sudah Bisa Tidur Nyenyak

Nasional

Baleg DPR Sepakat Bentuk Badan Khusus Satu Data Indonesia dalam RUU SDI