JAKARTA -Momen Lebaran tahun ini menyuguhkan kejutan politik yang menyita perhatian publik.
Presiden terpilih Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam suasana hangat Idulfitri.
Pertemuan tersebut dinilai sebagai langkah awal menuju konsolidasi kekuatan nasional di tengah tantangan geopolitik dan sosial yang semakin kompleks.
Pengamat intelijen dan geopolitik, Amir Hamzah, menilai pertemuan dua tokoh besar ini bukan sekadar silaturahmi biasa.
Menurutnya, ini adalah simbol rekonsiliasi politik demi kepentingan bangsa yang lebih besar.
"Kita sedang menghadapi tantangan global yang tidak ringan, geopolitik kawasan yang memanas, tekanan ekonomi global, transformasi teknologi, hingga ancaman disintegrasi sosial akibat polarisasi politik," kata Amir kepada wartawan, Jumat (11/4/2025).
"Dalam kondisi seperti ini, kekuatan nasional menjadi kebutuhan mendesak."
Momentum Lebaran dan Pesan Rekonsiliasi
Amir menyebut Lebaran sebagai waktu yang tepat untuk menyampaikan pesan persatuan.
Semangat silaturahmi dan saling memaafkan membuka ruang dialog lintas kubu yang sebelumnya mungkin tertutup oleh ketegangan politik.