BITVONLINE.COM -Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak masyarakat yang menukarkan uang lama dengan uang baru untuk dibagikan kepada anak-anak dan kerabat.
Momen ini sering dimanfaatkan untuk memberikan uang sebagai simbol kebahagiaan dalam tradisi Lebaran.
Namun, perlu diingat bahwa di tengah tingginya permintaan uang baru, risiko beredarnya uang palsu pun meningkat.
Bank Indonesia (BI) mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat menukarkan uang, dengan mengenali ciri-ciri uang palsu.
BI memperkenalkan metode 3D yang terdiri dari Dilihat, Diraba, dan Diterawang.
Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai ciri-ciri uang asli yang bisa dijadikan panduan dalam mendeteksi uang palsu:
Dilihat dari warna dan desain
Uang asli memiliki warna cerah dan desain tajam.
Sebaliknya, uang palsu cenderung tampak kusam dan buram.
Saat memeriksa uang, pastikan gambar pahlawan, ornamen, dan logo Bank Indonesia tampak jelas dan tajam pada uang asli.