Menko Pangan Zulkifli Hasan Yakin Produktivitas Beras Meningkat pada Panen Raya 2025

BITVonline.com - Kamis, 26 Desember 2024 06:46 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/12665d7ee3cf902.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

BITVONLINE.COM -Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan optimis bahwa produktivitas beras pada panen raya 2025 akan mengalami peningkatan signifikan. Ia bahkan yakin Indonesia dapat segera mencapai target swasembada pangan dalam waktu dekat.

Dalam keterangannya pada Kamis (26/12/2024), Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), proyeksi produksi beras pada Januari dan Februari 2025 menunjukkan lonjakan yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini diperkirakan mencapai hampir 1 juta ton.

“Berdasarkan data BPS, produksi beras pada Januari-Februari 2025 mengalami peningkatan yang signifikan. Naiknya hampir 1 juta ton. Semoga tahun depan, dengan berkah dari Allah, kita bisa terus meningkatkan produksi beras dan juga jagung,” ujar Zulkifli Hasan.

Menurut estimasi BPS, produksi beras pada Januari 2025 diperkirakan mencapai 1,2 juta ton, sementara pada Februari 2025 diperkirakan 2,08 juta ton. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, yang hanya mencatatkan produksi 0,87 juta ton pada Januari dan 1,39 juta ton pada Februari.

Zulkifli Hasan juga menambahkan bahwa masa panen raya tahun 2025 akan lebih awal dibandingkan tahun lalu. Panen raya yang biasanya berlangsung pada Maret-April, diprediksi akan bergeser menjadi Februari-Maret. Oleh karena itu, pemerintah daerah bersama Perum Bulog diminta untuk bekerja sama dalam menyerap hasil panen pada waktu yang tepat.

Zulhas menekankan pentingnya penyerapan gabah oleh Bulog agar hasil panen tidak terbuang sia-sia. “Saya berharap, petani bisa menjual gabahnya dengan harga yang wajar. Kita sudah melakukan pembicaraan mengenai harga gabah, kemungkinan berada di angka Rp 6.500 atau Rp 7.000 per kilogram. Nanti akan kami laporkan kepada Presiden untuk diputuskan harga finalnya,” tambahnya.

Dengan peningkatan produksi yang diharapkan ini, Zulkifli Hasan yakin Indonesia semakin dekat dengan swasembada pangan, yang akan memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan nasional.

Zulkifli Hasan juga mengajak semua pihak untuk mendukung dan memantau proses penyerapan gabah agar dapat berjalan dengan lancar. Ia berharap, dengan kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan Bulog, Indonesia dapat mengatasi masalah pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh tanah air.

Dengan optimisme dan langkah konkret yang telah disiapkan, Menko Pangan berharap agar sektor pertanian, khususnya produksi beras, dapat terus berkembang dan menciptakan ketahanan pangan yang lebih baik untuk masa depan Indonesia.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah

Nasional

Ribuan Warga Banda Aceh Padati Pawai Takbir Idul Fitri 1447 H di Masjid Raya Baiturrahman

Nasional

Ribuan Warga Padangsidimpuan Ikuti Pawai Obor Malam Takbiran Sambut Idul Fitri 1447 H

Nasional

Lebaran Kedua, Plaza Medan Fair Dipadati Warga: Banyak Diskon dan Hiburan Seru!

Nasional

Momen Prabowo Salat Id di Huntara Aceh Tamiang, Kapolda Aceh Turut Mendampingi

Nasional

Pemulihan Banjir Aceh Tamiang Hampir 100 Persen, Prabowo: Semua Warga Sudah Tidak Lagi di Tenda