Imbas Banjir Rob, Pembeli Ikan di Pasar Muara Angke Tak Seramai Tahun Lalu

BITVonline.com - Selasa, 31 Desember 2024 08:20 WIB

Warning: getimagesize(https://bitvonline.com/cdn/uploads/images/2024/12pasar-ikan-muara-angke-terdampak-saat-psbb-q9pak9-prv.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u604751480/domains/bitvonline.com/public_html/amp/detail.php on line 172

JAKARTA UTARA -Sejumlah pedagang di Pasar Ikan Muara Angke, Jakarta Utara, mengeluhkan menurunnya jumlah pembeli menjelang akhir tahun 2024. Pedagang menduga berkurangnya kunjungan pembeli disebabkan oleh kekhawatiran akan banjir rob yang melanda kawasan tersebut.

Badarudin (50), salah satu pedagang ikan di Muara Angke, menyatakan bahwa meskipun penjualan mereka tetap berjalan, jumlah pembeli berkurang dibandingkan tahun lalu. “Masalah penjualannya sebenarnya sama aja, cuma banyak pengunjung yang mengurangi untuk ke sini, enggak tahu isu dari banjir kayanya,” ungkap Badarudin saat ditemui di lokasi, Selasa (31/12/2024).

Banjir rob yang terjadi di beberapa wilayah Jakarta Utara belakangan ini menjadi salah satu alasan mengapa sebagian pembeli enggan datang ke pasar. Meskipun tidak semua kawasan Muara Angke terendam banjir rob, kecemasan warga terhadap fenomena tersebut cukup berdampak pada tingkat kunjungan. “Masalahnya, isu-isu banjir kan di Muara Angke ada aja, padahal kan enggak semuanya, cuma sebagian wilayah,” tambah Badarudin.

Senada dengan Badarudin, Suhamdi (43), pedagang ikan lainnya, mengungkapkan bahwa penjualannya menurun drastis. Ia menyebutkan, jumlah pembeli yang datang jauh lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, dengan pendapatan menurun sekitar 60 persen. “Beda, tahun ini penjualannya berkurang, karena katanya banjir,” ujar Suhamdi.

Fenomena banjir rob yang diprediksi terjadi antara 26 Desember 2024 hingga 3 Januari 2025 oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Maritim Tanjung Priok memang menjadi perhatian utama. Banjir rob sendiri sudah melanda Jakarta Utara pada pertengahan Desember 2024, dengan ketinggian air mulai dari 25 sentimeter hingga satu meter. Kondisi ini terjadi karena pasang maksimum air laut yang bersamaan dengan fase bulan baru, yang meningkatkan ketinggian pasang air laut dan berpotensi merendam daratan.

Banjir rob ini juga diperkirakan akan berdampak pada 11 wilayah di Jakarta Utara, termasuk Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, dan Kepulauan Seribu.

Para pedagang di Pasar Ikan Muara Angke berharap situasi ini segera membaik dan pembeli kembali ramai menjelang Tahun Baru. Namun, meskipun kondisi ini mempengaruhi omzet, mereka tetap berusaha berjualan dan berharap perayaan tahun baru dapat membawa lebih banyak pembeli.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Kak Na Hadiri Buka Puasa Bersama Gekrafs Aceh, Dorong Pengembangan Ekonomi Kreatif

Nasional

PWM Aceh Gelar Iftar Jama’i, Perkuat Silaturahmi Warga Muhammadiyah di Banda Aceh

Nasional

Singgung Kasus Novel Baswedan, Komisi XIII DPR Minta Polisi Ungkap Aktor Intelektual Teror Aktivis KontraS

Nasional

Kebakaran Lahan di Medang Kampai Dumai Meluas, Api Telan 40 Hektar

Nasional

KPK Tegaskan Kepala Daerah Tak Wajib Beri THR ke Forkopimda, Imbau Hindari Gratifikasi

Nasional

Diduga Tangkap Ikan Ilegal, 19 Nelayan Indonesia Diamankan Otoritas Thailand