YAMAN – Serangan mematikan kelompok senjata Houthi di Laut Merah semakin mengganas. Kapal Marlin Luanda menjadi sasaran empuk Houthi Yaman di Teluk Aden.Seusai dirudal Houthi, kapal tanker minyak Inggris itu pun meledak dan terbakar hebat.
Serangan brutal terhadap kapal tanker minyak Inggris, Kapal Marlin Luanda, oleh kelompok Houthi Yaman di Teluk Aden, menyebabkan dampak yang dahsyat dan merusak. Kapal yang menjadi sasaran empuk rudal Houthi tersebut terkena serangan yang mengakibatkan ledakan besar dan terbakarnya selama lebih dari 24 jam. Bahkan, api sulit dipadamkan meskipun upaya keras dari awak kapal dan bantuan dari kapal militer.
Pasukan Perancis dan Angkatan Laut India merilis foto-foto kebakaran hebat yang melanda Kapal Marlin Luanda, menggambarkan betapa mengamuknya api yang melahap kapal tersebut. Perjuangan untuk memadamkan api berlangsung panjang, dengan laporan yang menyebutkan bahwa baru setelah enam jam serangan, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Meskipun kapal dan muatannya selamat, serangan ini memunculkan kekhawatiran akan keamanan perairan internasional. Kelompok Houthi Yaman mengklaim keberhasilan dalam serangan mereka, tidak hanya terhadap Kapal Marlin Luanda, tetapi juga terhadap kapal-kapal Inggris lainnya di Laut Merah, Laut Arab, hingga Mediterania. Tiga kapal tanker Inggris dikabarkan tenggelam dalam serangan tersebut.
Dampak dari serangan ini sangat luas, menyebabkan gangguan serius pada lalu lintas pelayaran internasional. Beberapa perusahaan bahkan memutuskan untuk menghindari Laut Merah sepenuhnya, memilih jalur alternatif yang lebih panjang dan mahal, melewati sekitar Afrika.
https://youtu.be/ZfkaCJAahzk
Respons terhadap serangan ini tak kalah beratnya. Pesawat-pesawat tempur, kapal, dan kapal selam dari Amerika dan Inggris melancarkan serangan balasan terhadap benteng-benteng Houthi di seluruh Yaman. Upaya ini menandai eskalasi konflik yang semakin meningkat di kawasan tersebut.
(A/08)