Joe Biden dan Benjamin Netanyahu Bahas Kemajuan Negosiasi Gencatan Senjata di Gaza

BITVonline.com - Senin, 13 Januari 2025 12:53 WIB

Amerika Serikat – Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, baru-baru ini mengadakan pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, untuk membahas perkembangan negosiasi gencatan senjata di Gaza. Pembicaraan ini berlangsung pada Minggu (12/1/2025), dan menurut laporan Al Jazeera serta Times of Israel, keduanya membicarakan kemajuan yang dicapai dalam pembicaraan yang dimediasi oleh AS, Mesir, dan Qatar.

Biden menegaskan pentingnya segera mengakhiri pertempuran yang telah berlangsung lama di Gaza, dengan fokus utama pada pengembalian tawanan Israel yang kini berada di tangan Hamas. Negosiasi ini juga merupakan bagian dari upaya AS untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata sebelum pelantikan Presiden terpilih Donald Trump pada 20 Januari 2025.

Beberapa hari terakhir, pembicaraan yang diadakan di Doha, ibu kota Qatar, telah menunjukkan kemajuan signifikan. Kepala Badan Intelijen Luar Negeri Israel, Mossad, David Barnea, dan penasihat utama Timur Tengah Biden, Brett McGurk, turut hadir dalam pertemuan tersebut. Kehadiran Barnea menandakan keterlibatan langsung pejabat tinggi Israel dalam proses perundingan.

Meskipun kesepakatan gencatan senjata sudah sangat dekat, pejabat AS enggan memprediksi apakah pembicaraan akan selesai sebelum pelantikan Trump. Namun, kedua belah pihak terus bekerja keras untuk mencapai kesepakatan yang dapat mengakhiri kekerasan dan membawa perdamaian sementara bagi warga Gaza.

Pembicaraan kali ini difokuskan pada gencatan senjata bertahap yang telah diumumkan Biden pada Mei lalu. Gencatan senjata ini telah disetujui oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), namun rincian lebih lanjut masih dalam pembahasan. Biden menekankan pentingnya penghentian segera pertempuran dan pemulihan tawanan sebagai tujuan utama.

Netanyahu mengapresiasi dukungan AS terhadap Israel, namun hanya berkomitmen untuk tahap pertama dari gencatan senjata yang melibatkan pembebasan sejumlah tawanan sebagai imbalan untuk penghentian sementara pertempuran. Di sisi lain, Hamas menuntut agar Israel menarik pasukannya sepenuhnya dari Gaza, sementara Netanyahu tetap berkomitmen untuk menghancurkan kemampuan tempur Hamas di wilayah tersebut.

Beberapa masalah masih diperdebatkan dalam pembicaraan, termasuk tawanan mana yang akan dibebaskan pada tahap pertama, berapa banyak tawanan Palestina yang akan dibebaskan, serta sejauh mana pasukan Israel akan menarik diri dari pusat-pusat populasi di Gaza. Sumber dari Hamas menyatakan bahwa kesepakatan sudah tercapai dan hanya menunggu persetujuan akhir dari Netanyahu.

(christie)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Pemerintah Siapkan 13 Taman Nasional Jadi Konservasi Kelas Dunia, Ini Daftar Lokasi Prioritasnya

Nasional

Polisi Sita Aset Rp 15,3 Miliar Milik Istri dan Anak Bandar Narkoba Ko Erwin

Nasional

Sidang Korupsi DJKA Medan, Terdakwa Akui Terima Rp 1,9 Miliar untuk Uang Operasional dari Kontraktor

Nasional

Pecah Telur! Desak/Asih Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Beach Games 2026 Sekaligus Cetak Rekor Dunia

Nasional

Bikin Gaduh, Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong Wanita yang Picu Polemik

Nasional

Prabowo Targetkan 288 Ribu Sekolah Direvitalisasi hingga 2028, Siapkan Smart Classroom di Seluruh Indonesia