AS Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza Lewat Misi Air Drop Setelah Sempat di Stop!

BITVonline.com - Senin, 10 Juni 2024 09:37 WIB

GAZA CITY -Militer Amerika Serikat (AS) melanjutkan kembali misi penyaluran bantuan kemanusiaan lewat udara, atau dengan metode air drop, di wilayah Jalur Gaza bagian utara. Langkah ini diambil setelah sempat ditangguhkan karena operasi militer Israel di wilayah tersebut.

Seperti dilansir oleh AFP pada Senin (10/6/2024), penduduk Gaza sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan setelah perang yang berkecamuk selama nyaris sembilan bulan terakhir. AS beralih menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui udara dan laut ketika Israel menunda masuknya bantuan melalui jalur darat.

Komando Pusat AS (CENTCOM) dalam pernyataannya menyebut misi air drop itu memberikan “bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa di Gaza bagian utara”.

“Sampai saat ini, AS telah mengirimkan lebih dari 1.050 metrik ton bantuan kemanusiaan,” sebut CENTCOM dalam pernyataannya.

Selain via air drop, AS juga menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui dermaga sementara yang dibangun di lepas pantai Gaza.

“Penerjunan melalui udara ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan, dan kami terus merencanakan pengiriman lanjutan melalui udara,” imbuh pernyataan CENTCOM tersebut.

Pentagon atau Departemen Pertahanan AS, pada akhir Mei lalu, mengatakan bahwa beberapa faktor termasuk operasi militer Israel dan kondisi cuaca mempengaruhi misi air drop tersebut.

Sementara wakil komandan CENTCOM, Laksamana Madya Brad Cooper, mengatakan pada Jumat (7/6) lalu bahwa misi air drop itu “ditangguhkan karena operasi kinetik yang terjadi di wilayah utara” namun diperkirakan akan dilanjutkan kembali segera.

Misi air drop dilanjutkan kembali sehari setelah penyaluran bantuan via dermaga sementara di lepas pantai Gaza dimulai kembali. Dermaga itu sempat mengalami kerusakan akibat cuaca buruk bulan lalu, namun tetap diperbaiki di pelabuhan terdekat sebelum kembali disambungkan ke pantai Gaza.

Jalur Gaza menderita akibat perang paling berdarah yang pernah terjadi, yang berkecamuk setelah serangan mematikan Hamas pada 7 Oktober tahun lalu terhadap wilayah Israel bagian selatan hingga menewaskan sekitar 1.200 orang.

Serangan balasan oleh Israel terhadap Jalur Gaza, yang dikuasai Hamas, sejauh ini menewaskan sedikitnya 37.084 orang.

Dengan kembalinya misi air drop ini, diharapkan bantuan kemanusiaan dapat terus mencapai warga Gaza yang membutuhkan, membawa sedikit hembusan harapan di tengah kondisi yang sulit di wilayah tersebut.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Ustad Awaluddin: Tiga Amalan Utama untuk Meraih Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir

Nasional

Penyelundupan Rokok Senilai Rp380 Juta Digagalkan TNI AL di NTB

Nasional

Mediasi Gagal, Gugatan KLH terhadap PT TPL Masuk Babak Baru

Nasional

KPK Tetapkan Lima Tersangka dalam OTT di Rejang Lebong, Termasuk Bupati

Nasional

FOMO, Depresi, dan Cyber Bullying: Bahaya Medsos bagi Anak di Bawah 16 Tahun

Nasional

Senator AS ‘Gertak’ Arab Saudi: Ikut Serang Iran atau Rasakan Konsekuensi!