Kamala Harris Tegaskan Siap Debat dengan Donald Trump pada 10 September 2024

BITVonline.com - Jumat, 26 Juli 2024 10:08 WIB

AMERIKA SERIKAT -Kamala Harris, calon presiden yang ditunjuk oleh Joe Biden untuk mewakili Partai Demokrat dalam Pemilihan Presiden AS 2024, mengungkapkan kesiapannya untuk menghadapi Donald Trump dalam debat yang dijadwalkan pada 10 September mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan Harris dalam sebuah wawancara dengan wartawan, yang mengindikasikan bahwa persaingan politik antara kedua kandidat ini akan menjadi salah satu momen paling dinanti dalam kampanye tahun ini.

“Saya siap, ayo kita mulai,” tegas Harris, seperti dikutip dari Newsweek. Pernyataan ini menggambarkan kesiapan Harris menghadapi Trump dalam salah satu panggung politik terbesar di Amerika Serikat.

Debat ini menjadi sorotan setelah Donald Trump secara terbuka menantang Harris untuk berdebat, sebuah langkah yang menunjukkan ketegangan dan persaingan ketat antara dua kandidat utama ini. Trump, yang sebelumnya telah mengajukan tantangan debat kepada Joe Biden, kini harus berhadapan dengan Harris setelah Biden mundur dari pencalonan presiden dan menunjuk Harris sebagai penggantinya.

Trump, yang dikenal dengan sikapnya yang sering menantang, bahkan menyatakan kesiapannya untuk melakukan lebih dari satu debat jika diperlukan. “Saya ingin melakukannya. Saya pikir itu penting,” ujar Trump dalam percakapan telepon dengan wartawan pada 23 Juli. Trump juga menyatakan keterbukaannya untuk debat tambahan guna menunjukkan kekuatan elektabilitasnya.

Harris, yang baru-baru ini menggantikan Biden, memiliki tantangan berat di depannya. Menurut jajak pendapat terbaru yang digelar oleh Reuters/Ipsos, Harris saat ini unggul tipis dua poin persentase dibandingkan Trump, sebuah perubahan signifikan dibandingkan dengan hasil jajak pendapat minggu lalu yang menunjukkan Trump unggul dua poin dibandingkan Biden sebelum Biden mengundurkan diri. Hasil serupa juga terlihat dalam survei yang dilakukan oleh NPR, yang menunjukkan Harris sedikit lebih unggul dengan perolehan 50 persen dibandingkan Trump yang mengantongi 49 persen.

Sementara itu, 56 persen pemilih terdaftar di AS menganggap Kamala Harris sebagai sosok yang cerdas dan mampu menghadapi tantangan, mengungguli Donald Trump yang hanya mendapat dukungan 49 persen. “Lonjakan itu kemungkinan akan mulai terlihat dalam beberapa hari ke depan dan akan berlangsung cukup lama,” ujar Tony Fabrizio, pencatat jajak pendapat, dalam memo yang diedarkan kepada wartawan oleh tim kampanye Trump.

Perkembangan ini menandai babak baru dalam persaingan politik AS, di mana pertarungan antara Kamala Harris dan Donald Trump semakin memanas. Para pengamat politik dan masyarakat AS akan memantau dengan seksama debat ini, yang diharapkan akan memberikan gambaran jelas mengenai visi dan kebijakan dari kedua kandidat untuk memimpin negara adidaya ini.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Walikota Medan Lepas Ribuan Peserta Jalan Santai HUT Harian Waspada

Nasional

Rico Waas Ajak Kader HMI Kritis Tapi Memberi Solusi

Nasional

Rico Waas: Pengurus Baru PHRI Sumut Harus Perkuat Daya Saing Pariwisata

Nasional

Sambut Ramadan 1447 H, DPD PKN Kota Binjai Gelar Donor Darah Bersama KONI dan RS Djoelham untuk Masyarakat

Nasional

Titiek Soeharto Sebut Kehadiran Polri di Hari Pertama Bencana Sangat Membantu Korban Banjir Tapteng

Nasional

Kapolri Bersama Ketua Komisi IV DPR Kunjungi Pengungsi di Tapteng, Distribusikan Sembako, Buku, dan Pakaian Anak Sekolah