Salah Sebut! Korea Selatan Kecam Presiden Olimpiade Karena Salah Sebut Mereka Sebagai ”Korea Utara”!

Redaksi - Sabtu, 27 Juli 2024 09:37 WIB

PARIS –Insiden mengejutkan terjadi pada pembukaan Olimpiade Paris 2024 yang berlangsung pada Jumat malam (26/7), ketika atlet Korea Selatan diperkenalkan secara keliru sebagai atlet Korea Utara selama parade pembukaan. Kesalahan tersebut memicu kemarahan dari pemerintah Korea Selatan, yang kini mendesak tanggapan resmi dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan pemerintah Prancis.

Kekeliruan yang Memicu Kemarahan

Selama acara pembukaan, ketika delegasi Korea Selatan memasuki arena, penyiar berbahasa Prancis melalui sistem PA mengumumkan mereka sebagai “République populaire démocratique de Corée,” yang diterjemahkan dalam bahasa Inggris sebagai “Democratic People’s Republic of Korea,” sebutan resmi untuk Korea Utara. Kesalahan ini tidak hanya menjadi sorotan dalam siaran langsung, tetapi juga memperlihatkan subtitel yang benar dengan “Republic of Korea” di layar raksasa sepanjang Sungai Seine.

Pemerintah Korea Selatan tidak tinggal diam. Kementerian Olahraga Korea Selatan, yang menghadiri acara tersebut, langsung meminta pertemuan dengan Presiden IOC, Thomas Bach. Wakil Menteri Olahraga Kedua, Jang Mi-ran, mengajukan keluhan resmi dan meminta penjelasan dari panitia penyelenggara Paris dan pemerintah Prancis atas kekeliruan tersebut. Jang juga meminta kementerian luar negeri untuk menyampaikan protes keras pada tingkat pemerintah.

Reaksi dan Tanggapan

Pihak IOC telah mengeluarkan permintaan maaf secara resmi melalui akun media sosial berbahasa Korea, mengakui kesalahan dalam pengenalan delegasi Korea Selatan dan meminta maaf atas insiden tersebut. Namun, hingga berita ini diturunkan, permintaan maaf resmi belum muncul di akun media sosial berbahasa Inggris IOC, menambah ketegangan.

“Komite Olahraga & Olimpiade Korea segera meminta panitia penyelenggara Paris untuk mencegah terulangnya kasus serupa dan akan mengajukan protes resmi di bawah kepala misi kami,” ujar pernyataan dari kementerian olahraga Korea Selatan.

Konteks dan Dampak Diplomatik

Kesalahan ini datang pada saat yang sensitif, mengingat ketegangan politik yang ada antara Korea Selatan dan Korea Utara. Walaupun insiden ini tampaknya merupakan kesalahan administratif, dampaknya bisa memperburuk hubungan diplomatik antara kedua negara, serta memperumit upaya IOC untuk menjaga netralitas dan integritas acara olahraga internasional terbesar ini.

Delegasi Korea Selatan, yang diharapkan dapat menampilkan kebanggaan nasional mereka dalam perhelatan akbar tersebut, terpaksa menghadapi situasi yang tidak diinginkan yang menambah ketegangan diplomatik. Ketegangan ini menyoroti sensitivitas dan kompleksitas dalam penanganan identitas nasional di ajang global seperti Olimpiade.

Kesimpulan

Kekeliruan dalam pengenalan atlet Korea Selatan sebagai Korea Utara selama upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024 bukan hanya memicu kemarahan, tetapi juga menambah tantangan diplomatik dalam acara yang seharusnya merayakan persatuan dan perdamaian. Insiden ini memerlukan penanganan yang hati-hati untuk mencegah eskalasi lebih lanjut dan memastikan bahwa acara ini tetap menjadi simbol persatuan dan semangat kompetisi yang positif.

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Jangan Cuma Buat Diaspora Talenta! Aliansi Perkawinan Campuran Ngotot Minta Kecipratan Kewarganegaraan Ganda

Nasional

Sentil Tokoh Suka Pamer Pintar, Jokowi: Lamun Siro Pinter, Ojo Minteri!

Nasional

Modus Licik Pura-Pura Tolong Korban Disabilitas Lalu Sikat Motor, Spesialis 42 TKP di Sumut Berakhir Timah Panas

Nasional

DPR Desak BPS Evaluasi Pemutakhiran Data Desil agar Penyaluran Bansos dan Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran

Nasional

Meski Digempur 52 Armada Water Bombing, Hotspot di Kalimantan Justru Terus Bertambah

Nasional

Dua Kali Kandas, Kini Kejagung Ingatkan Lodewyk soal Aturan "Praperadilan Cuma Sekali"