Jusuf Kalla Sampaikan Dukacita atas Meninggalnya Petinggi Hamas Ismail Haniyeh

Redaksi - Rabu, 31 Juli 2024 09:09 WIB

JAKARTA -Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, hari ini menyampaikan rasa dukacita mendalam atas meninggalnya Ismail Haniyeh, petinggi Hamas, yang dilaporkan terbunuh di Teheran, Iran, pada Selasa (30/7/2024). Kalla menilai Haniyeh sebagai seorang pejuang Palestina yang memiliki kepemimpinan yang kuat dan berperan penting dalam perjuangan rakyat Gaza.

Jusuf Kalla, yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden Indonesia pada periode 2004-2009 dan 2014-2019, menyatakan bahwa Haniyeh dikenal sebagai figur kunci dalam kepemimpinan Hamas dan perjuangan Palestina. “Ismail Haniyeh adalah seorang pejuang yang menunjukkan dedikasi luar biasa untuk rakyat Palestina, khususnya di Gaza. Kepemimpinannya merupakan simbol kekuatan dan ketahanan dalam menghadapi tantangan besar,” ujar Kalla dalam pernyataan resminya.

Sebelumnya, pada 12 Juli 2024, Jusuf Kalla pernah bertemu dengan Ismail Haniyeh di Doha, Qatar. Pertemuan tersebut merupakan kesempatan bagi Kalla untuk berdiskusi mengenai berbagai isu penting terkait situasi konflik antara Israel dan Hamas. Diskusi ini mencakup berbagai topik, mulai dari strategi perlawanan hingga upaya diplomatik yang dilakukan oleh Hamas dalam menghadapi tekanan internasional dan tantangan politik.

Kalla menggambarkan Haniyeh sebagai sosok yang memiliki visi dan strategi yang jelas dalam perjuangannya. “Dalam pertemuan kami, saya melihat betapa Haniyeh berkomitmen untuk memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dan mencari solusi yang lebih baik untuk konflik yang berkepanjangan ini. Kematian beliau adalah kehilangan besar bagi perjuangan Palestina dan bagi semua pihak yang mendukung keadilan dan perdamaian di wilayah tersebut,” tambahnya.

Ismail Haniyeh, yang dikenal luas sebagai pemimpin politik Hamas, telah memainkan peran penting dalam perlawanan Palestina terhadap kekuatan Israel. Beliau dilaporkan terbunuh dalam serangan yang terjadi di Teheran saat menghadiri pelantikan presiden baru Iran, Masoud Pezeshkian. Serangan tersebut, yang terjadi pada dini hari waktu setempat, telah memicu reaksi luas di kalangan masyarakat Palestina dan simpatisan internasional.

Jusuf Kalla mengajak semua pihak untuk merenungkan dan menghormati jasa-jasanya dalam perjuangan Palestina. “Mari kita doakan agar perjuangan beliau membawa dampak positif bagi masa depan Palestina dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang dalam mencapai perdamaian dan keadilan,” tutup Kalla.

Kematian Haniyeh juga memicu reaksi dari berbagai kelompok di seluruh dunia, dengan banyak yang mengecam tindakan kekerasan dan mendesak masyarakat internasional untuk lebih aktif dalam mencari solusi bagi konflik yang berkepanjangan di Timur Tengah.

(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Nasional

Prabowo Lantik Maruli Simanjuntak Jadi Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita Jadi KSAD

Nasional

Prabowo Reshuffle Kabinet Lagi, Kristomei Sianturi Dilantik Jadi Kepala BNPB

Nasional

Kualitas Udara Medan Memburuk, Rico Waas Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah

Nasional

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan! Dinkes Medan Minta Warga Gunakan Masker, Anak-anak dan Lansia Diminta Lebih Waspada

Nasional

Satpol PP Medan Percepat Pembentukan Aslinmas, Satlinmas Baru Terbentuk di 42 Kelurahan

Nasional

Belawan Kekurangan SMP Negeri, Sekolah Baru untuk 300 Siswa Mulai Dibangun