MEDAN - Zat besi merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk membantu pembentukan hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen. Kebutuhan zat besi dapat dipenuhi melalui beragam makanan yang mudah ditemukan sehari-hari, mulai dari hati ayam, ikan teri kering, daging sapi, tempe, hingga kacang-kacangan.
Mengutip kajian Abbaspour dan rekan-rekan yang terbit pada 2014, zat besi berperan penting dalam mendukung fungsi tubuh. Kekurangan mineral ini dapat menyebabkan anemia akibat kekurangan zat besi.
Untuk membantu memenuhi kebutuhan harian, berikut lima pilihan makanan kaya zat besi yang bisa menjadi bagian dari menu sehari-hari.
Baca Juga: Masak Dengan Alat Besi Dapat Tambah Zat Besi? Fakta Atau Mitos? 1. Hati Ayam
Hati ayam termasuk bahan makanan dengan kandungan zat besi yang tinggi. Berdasarkan buku saku Kementerian Kesehatan RI yang dirujuk dalam sumber, hati ayam segar mengandung sekitar 15,8 miligram zat besi per 100 gram.
Bahan makanan ini dapat diolah menjadi tumisan atau lauk pendamping nasi. Meski kaya zat besi, hati ayam tetap sebaiknya dikonsumsi dalam porsi wajar sebagai bagian dari pola makan yang beragam dan seimbang.
2. Ikan Teri Kering
Ikan teri kering juga bisa menjadi pilihan untuk menambah asupan zat besi. Data Kementerian Kesehatan yang dikutip dalam sumber mencatat kandungan zat besi pada ikan teri dan rebon kering berkisar antara 18,6 hingga 23,4 miligram per 100 gram.
Ikan teri dapat dijadikan lauk maupun pelengkap makanan. Namun, perhatikan kandungan garamnya, terutama pada produk yang telah melalui proses pengasinan.
3. Daging SapiDaging sapi merupakan sumber zat besi hewani yang dapat membantu memenuhi kebutuhan mineral harian. Menurut kajian Abbaspour dan rekan-rekan, zat besi dari sumber hewani umumnya lebih mudah diserap tubuh dibandingkan zat besi dari sumber nabati.
Daging sapi bisa diolah menjadi sup, semur, atau hidangan lainnya. Kandungan zat besinya dapat berbeda sesuai bagian daging dan cara pengolahannya.
4. TempeTempe menjadi alternatif sumber zat besi nabati yang mudah dijumpai di Indonesia. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan yang dicantumkan dalam sumber, tempe kedelai mengandung sekitar 6,8 miligram zat besi per 100 gram.