TANJUNGBALAI – Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menerima audiensi manajemen sekaligus pemilik Rumah Sakit (RS) Abdul Jalil Meliala untuk membahas rencana operasional rumah sakit tersebut.
Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wali Kota pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Dalam pertemuan itu, pihak rumah sakit meminta dukungan Pemerintah Kota Tanjungbalai untuk mempercepat penyelesaian proses perizinan.
Baca Juga: HNSI Temui Wali Kota Tanjungbalai, Nelayan Usulkan BPJS Ketenagakerjaan dan Pelatihan Keselamatan Rumah sakit tersebut direncanakan memiliki kapasitas 103 tempat tidur atau bed untuk melayani kebutuhan perawatan masyarakat.
Perwakilan manajemen sekaligus pemilik RS Abdul Jalil Meliala, dr. M. Andyputra Meliala, SpOG, mengatakan pihaknya ingin segera mengaktifkan layanan rumah sakit tersebut.
Menurut Andy, keberadaan rumah sakit itu diharapkan dapat menambah fasilitas kesehatan di Kota Tanjungbalai, terutama untuk membantu memenuhi kebutuhan pasien yang belum tertampung di RSUD dr. Tengku Mansyur.
Namun, hingga saat ini, proses pengajuan izin operasional masih menjadi kendala. Andy menjelaskan bahwa sejumlah persyaratan pengajuan izin belum terpenuhi.
Karena itu, pihak pengelola berharap pemerintah kota dapat memberikan perhatian dan membantu mengarahkan proses perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS).
Menanggapi permintaan tersebut, Mahyaruddin Salim menyambut baik rencana beroperasinya RS Abdul Jalil Meliala.
Menurut dia, penambahan fasilitas kesehatan berpotensi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperoleh layanan pengobatan dan perawatan.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa rumah sakit tidak dapat langsung beroperasi tanpa memenuhi persyaratan dan ketentuan hukum yang berlaku.
"Pemko Tanjungbalai menyambut baik hadirnya RS Abdul Jalil Meliala, namun kemauan ini tidak boleh bersebrangan secara hukum dan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, beliau menyampaikan akan turun bersama tim dari Pemko Tanjungbalai melakukan peninjauan langsung ke lapangan, ke lokasi gedung RS Abdul Jalil Meliala tersebut dan memberikan solusi tahapan selanjutnya untuk bisa terbit izin operasional," jelas Wali Kota.