MEDAN - Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas bersama sejumlah dokter kecil mempraktikkan cara mencuci tangan pakai sabun dalam peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia tingkat Kota Medan Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di SD Negeri 060923, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Selasa (6/10/2026). Praktik bersama itu menjadi bagian dari kampanye agar kebiasaan mencuci tangan pakai sabun diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Airin mengikuti setiap tahapan mencuci tangan bersama para siswa. Ia mengajak anak-anak tidak menjadikan cuci tangan pakai sabun hanya sebagai kegiatan saat peringatan tertentu.
Baca Juga: Kisah Rosila 37 Tahun Mendiami Rumah Papan, Kini Dapat Bantuan Bedah Rumah Pemko Medan "Cuci tangan pakai sabun jangan sampai hanya kita lakukan saat ada kegiatan seperti ini. Saya ingin kebiasaan ini benar-benar menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari," ujar Airin.
Menurut Airin, tangan merupakan bagian tubuh yang banyak digunakan dalam berbagai aktivitas sehingga kebersihannya perlu diperhatikan. Ia mengingatkan siswa untuk membiasakan mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, setelah bermain, maupun setelah melakukan kegiatan yang membuat tangan kotor.
Airin juga berharap kebiasaan tersebut diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga. Para siswa didorong menjadi contoh dengan mengingatkan orang tua dan anggota keluarga lainnya untuk membiasakan cuci tangan pakai sabun.
"Yang kita bangun bukan hanya kegiatan mencuci tangannya, tetapi kebiasaan baik yang terus dilakukan secara berkelanjutan, bahkan setelah kegiatan ini selesai," katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Airin didampingi Pj Ketua Dharmawanita Persatuan Kota Medan Ny. Fahriatunisa Erfin Fahrurrazi dan Plt Kadis DP3APMPPKB Viyanti Dewi Nasution.
Praktik bersama dokter kecil juga menjadi bagian dari edukasi perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini. Para siswa tidak hanya diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan, tetapi juga diajak mempraktikkannya secara langsung.
Selain praktik mencuci tangan, Airin bersama dokter kecil mengikuti aksi menari cuci tangan pakai sabun. Gerakan tersebut menjadi media kampanye untuk mengajak anak-anak membiasakan mencuci tangan dalam aktivitas sehari-hari.
Rangkaian kegiatan kemudian diisi dengan penanaman pohon mangga madu dan penandatanganan prasasti oleh Airin Rico Waas. Acara ditutup dengan pelepasan balon sebagai simbol kampanye pentingnya menjaga kebersihan tangan.
Melalui kegiatan tersebut, Pemko Medan mendorong kebiasaan mencuci tangan pakai sabun menjadi bagian dari perilaku sehari-hari masyarakat, khususnya anak-anak sejak usia sekolah.* (dh)