KARO — Siswi SMK Bersama Berastagi berinisial FP, 16 tahun, yang sebelumnya menjadi korban dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), kembali mengalami kejang pada Kamis pagi, 10 September 2026.
Ayah FP, Icuk Sugiarto Purba, mengatakan putrinya mengalami kejang sekitar 30 menit sebelum dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Amanda.
"Ini baru kejang dia (FP). Kami bawa lagi barusan ke Rumah Sakit Umum (RSU) Amanda. Baru kali kami sampai ini ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD)," katanya.
Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi Kamis Pagi, PVMBG Catat Empat Kali Gempa FP langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis setelah mengalami kejang.
Icuk meminta perhatian dari berbagai pihak terhadap kondisi putrinya yang kembali mengalami kejang.
Ia berharap FP segera mendapatkan penanganan yang tepat dan kondisi kesehatannya dapat membaik.
"Tolonglah bantu saya kepada rekan-rekan semua, biar anak saya ini bisa tertolong dan pemerintah kita semua tahu apa yang terjadi dengan anak saya ini bagaimana," ucapnya.
Sebelumnya, FP telah menjalani sejumlah pemeriksaan medis di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Adam Malik Medan.
Pemeriksaan tersebut antara lain elektroensefalografi (EEG), serta kunjungan ke Poliklinik Psikiatri dan Neurologi.
Pemeriksaan dilakukan setelah kondisi FP dilaporkan mengalami sejumlah gangguan kesehatan.
Ia disebut mengalami gangguan ingatan terhadap orang-orang di sekitarnya. Kondisi lain yang dilaporkan adalah lidahnya tertarik ke belakang.
Sebelum menjalani pemeriksaan di RSUP Adam Malik, FP sempat mendapatkan perawatan di RSU Haji Medan.