PATI - Sebanyak 230 siswa di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dilarikan ke fasilitas kesehatan setelah diduga mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Lonjakan pasien membuat tiga rumah sakit di Pati mengalami kelebihan kapasitas.
Ratusan siswa tersebut berasal dari dua sekolah, yakni 103 siswa SMPN 1 Gembong dan 127 siswa MTsN 3 Pati. Mereka diduga mengonsumsi hidangan MBG yang dibagikan sehari sebelumnya.
Awalnya, para siswa mendapat penanganan di Puskesmas Gembong. Namun, banyaknya pasien yang datang secara bersamaan membuat mereka kemudian dirujuk ke RSUD RAA Soewondo Pati dan sejumlah rumah sakit swasta.
Baca Juga: Simpang Siur Hasil Lab Keracunan Massal MBG di Agam: BPOM Ngaku Sudah Kirim, Dinkes Sebut Belum Direktur Utama RSUD RAA Soewondo Pati Ahmad Husin mengatakan jumlah pasien terus bertambah sejak pertama kali berdatangan. Para siswa yang mengalami muntah dan lemas langsung mendapatkan penanganan medis.
"Pada awalnya hanya masuk sekitar 136 orang, tapi semakin siang terus bertambah. Yang mengalami muntah dan lemas langsung kita beri penanganan diinfus supaya cepat mendapatkan pertolongan," ujar Ahmad Husin, Rabu (9/9/2026).
Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Pati telah mengamankan sampel makanan dan menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan di lokasi kejadian.
Perwakilan Dinkes Pati Luky Pratugas Narimo mengatakan pihaknya masih melakukan Penyelidikan Epidemiologis (PE) dan uji laboratorium untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
"Informasi awal ini merupakan dugaan keracunan dari makanan MBG yang disajikan kemarin. Tapi sekali lagi ini masih dugaan. Tim kami sedang melakukan Penyelidikan Epidemiologis (PE) dan uji laboratorium," kata Luky saat ditemui di SMPN 1 Gembong.
Hingga Rabu malam, tim medis gabungan masih melakukan penanganan terhadap para siswa. Sebagian korban menjalani rawat inap, sementara lainnya mendapatkan observasi dan perawatan jalan.
Dinkes Pati masih menunggu hasil pemeriksaan untuk memastikan apakah keluhan yang dialami para siswa berkaitan dengan makanan MBG yang mereka konsumsi. (in/dh)