MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan menanggapi keluhan orang tua pasien anak yang viral setelah disebut tidak mendapatkan kamar di Rumah Sakit Umum (RSU) Muhammadiyah Sumatera Utara.
Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Kota Medan dr. Irliyan Saputra melalui Kepala Seksi Rujukan Pelayanan Kesehatan Dinkes Medan, Roida Sitinjak, mengatakan ketersediaan kamar di rumah sakit tersebut sebenarnya ada.
"Orang tua pasien saja yang kurang sabar. Kamar sudah dijanjikan akan ada, tetapi menyampaikan tidak ada kamar di RSU Muhammadiyah," ujar Roida, Sabtu, 5 September 2026.
Baca Juga: Aktivitas Gunung Sinabung Masih Tinggi, Pengungsi Mulai Keluhkan Gangguan Kesehatan Menurut Roida, keluhan muncul karena orang tua pasien melihat pasien yang datang belakangan justru mendapatkan kamar lebih dahulu.
Roida menjelaskan pasien tersebut memang datang lebih lama, tetapi sebelumnya juga telah menunggu antrean untuk mendapatkan kamar.
Pada saat kejadian, pasien yang sebelumnya menempati kamar sudah diperbolehkan pulang oleh dokter pada pukul 11.00 WIB.
Namun, pasien belum langsung meninggalkan rumah sakit karena masih berbenah dan menunggu jemputan.
Kamar tersebut baru benar-benar kosong sekitar pukul 14.00 WIB.
Menurut Roida, kamar kemudian diberikan kepada pasien lain yang telah diperbolehkan pulang lebih dahulu.
"Selisih waktunya hanya sekitar setengah jam. Kamar sudah ada, tetapi yang bersangkutan tidak sabar. Kemudian anaknya dibawa ke luar gedung dan memviralkan kejadian ini," jelas Roida.
Dinkes Medan juga memperoleh informasi bahwa pasien anak tersebut mengalami demam.
Namun, menurut Roida, pasien telah mendapatkan penanganan medis ketika berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD).