DELI SERDANG – Gangguan sistem pada layanan BPJS Kesehatan kembali dikeluhkan peserta.
Kali ini, seorang peserta BPJS Kesehatan di Kabupaten Deli Serdang mengaku kesulitan memperoleh surat rujukan elektronik untuk menjalani pemeriksaan rutin ke dokter spesialis karena sistem yang tidak dapat diakses.
Baca Juga: Google Finance Era Baru: AI Bantu Investor Analisis Saham, Kripto, hingga Portofolio Siti Hamdiah (42), warga Lubuk Pakam, mengalami kendala tersebut saat mendatangi Klinik Dandy Dinda di Bandar Klippa, Senin, 29 Juni 2026.
Sebagai peserta aktif BPJS Kesehatan, ia seharusnya mendapatkan surat rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama sebelum melanjutkan pemeriksaan ke rumah sakit.
Namun, proses tersebut terhambat karena sistem BPJS mengalami gangguan.
"Sudah saya sampaikan ke klinik, hari ini jadwal kontrol saya. Tapi jawabannya sistem lagi eror, tidak bisa cetak rujukan. Kalau saya tidak kontrol tepat waktu, takut kondisi penyakit memburuk. Di satu sisi saya tidak punya biaya untuk bayar sendiri, jadi bergantung sepenuhnya pada BPJS," ujar Siti.
Menurut keterangan petugas klinik, gangguan akses ke sistem pusat BPJS bukan pertama kali terjadi.
Dalam beberapa bulan terakhir, kendala serupa disebut berulang kali dialami sehingga menghambat pelayanan kepada peserta.
Akibatnya, pasien yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan ke rumah sakit harus menunggu berjam-jam, bahkan ada yang harus kembali di hari berikutnya hanya karena proses administrasi tidak dapat diselesaikan.
Kondisi tersebut memunculkan keluhan dari masyarakat.
Mereka menilai gangguan sistem tidak seharusnya menghambat hak peserta untuk memperoleh layanan kesehatan yang telah dibayarkan melalui iuran BPJS setiap bulan.