JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa susu formula tidak termasuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk bayi usia 0–6 bulan.
Dadan menegaskan kebijakan tersebut mengacu pada prinsip Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) serta regulasi nasional yang mendukung pemberian ASI eksklusif pada bayi.
"Untuk bayi usia 0–6 bulan, tidak ada intervensi formula bayi dalam program MBG. Jadi MBG tidak menyediakan opsi susu formula sama sekali," ujar Dadan, Jumat (22/5/2026).
Baca Juga: Ramai Kritik MBG, Wakil Kepala BGN Beri Respons Tegas Ia menjelaskan, produk susu seperti formula lanjutan untuk usia 6–12 bulan, susu pertumbuhan, hingga produk untuk ibu hamil dan menyusui tetap diakui sebagai produk legal. Namun penggunaannya hanya diperbolehkan dalam kondisi tertentu.
Menurutnya, pemanfaatan produk tersebut dalam program MBG harus melalui pertimbangan medis dan rekomendasi tenaga kesehatan.
BGN menegaskan fokus utama program MBG tetap pada pemenuhan gizi seimbang, perlindungan ASI eksklusif, serta intervensi gizi berbasis kebutuhan medis di lapangan.
Dadan juga menyebut sejumlah aturan teknis terkait distribusi dan spesifikasi gizi dalam program MBG masih terus disempurnakan bersama kementerian dan lembaga terkait.*
(mt/dh)