MEDAN – Kondisi kesehatan Salwa Malika Putri, bayi penderita palatoschisis atau celah pada langit-langit mulut, dilaporkan menunjukkan perkembangan positif usai menjalani tindakan operasi.
Perbaikan kondisi ini terjadi setelah adanya penanganan medis yang difasilitasi Pemerintah Kota Medan.
Kepala UPT Puskesmas Medan Labuhan, dr. Imelda Iriana Purba, mengatakan kondisi Salwa kini semakin stabil dan mulai menunjukkan perkembangan yang baik, termasuk dalam pola makan dan pertumbuhan berat badan.
Baca Juga: 71 Ribu Sekolah Bakal Direvitalisasi, KSP Dudung Ungkap Sumber Dana dari Efisiensi Anggaran dan Hasil Sitaan Korupsi "Kondisi Salwa sekarang sudah baik. Ia sudah bisa mengonsumsi makanan lunak, dan yang paling menggembirakan, berat badannya terus bertambah," kata Imelda, Selasa, 12 Mei 2026.
Menurut Imelda, Salwa juga telah mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap sesuai jadwal kesehatan anak.
Pemantauan medis akan terus dilakukan untuk memastikan tumbuh kembangnya tetap optimal.
Ia menambahkan, rencana medis lanjutan telah disiapkan, termasuk kemungkinan operasi kedua saat usia Salwa menginjak tiga tahun.
"Kita sudah memberikan imunisasi dasar secara rutin kepada Salwa," ujarnya.
"Operasi lanjutan direncanakan pada usia tiga tahun, dan kami berharap prosesnya dapat berjalan lancar," tambahnya.
Kasus Salwa sebelumnya menjadi perhatian publik setelah Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun tangan membantu proses penanganan medis bayi tersebut.
Langkah itu mendapat apresiasi karena dinilai mencerminkan respons cepat pemerintah daerah terhadap kebutuhan kesehatan warga.
Aksi tersebut juga memunculkan sorotan publik sebagai bentuk pendekatan kemanusiaan dalam pelayanan pemerintahan, di luar mekanisme birokrasi formal.