MEDAN – Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat dalam memperkuat sektor kesehatan di Kota Medan.
Ia menilai peningkatan layanan rumah sakit milik pemerintah perlu diiringi dengan edukasi publik agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat.
Hal tersebut disampaikan Zakiyuddin saat menerima audiensi Relawan Kesehatan Probis Sumut di Balai Kota Medan, Selasa, 21 April 2026.
Baca Juga: UU PPRT Disahkan, Jadi Babak Baru Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Pertemuan itu turut dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Kota Medan serta direksi RSUD dr. Pirngadi dan RSUD Bachtiar Djafar.
Dalam pertemuan tersebut, Zakiyuddin menyoroti masih adanya kecenderungan masyarakat memilih rumah sakit swasta meski fasilitas rumah sakit pemerintah telah mengalami peningkatan signifikan.
"Kami sudah berbenah. Rumah sakit pemerintah saat ini sudah tidak seperti dulu lagi. Alat kesehatan sudah lengkap dan pelayanan terus ditingkatkan," kata Zakiyuddin.
Ia meminta Relawan Kesehatan Probis untuk berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar lebih percaya terhadap layanan rumah sakit milik pemerintah yang kini dinilai telah layak dan terus berkembang.
Zakiyuddin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Medan terhadap program Universal Health Coverage (UHC).
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan, terutama terkait ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang harus terus dioptimalkan.
Sementara itu, Ketua Relawan Kesehatan Probis Sumut, Ridwan Sibarani, menyampaikan rencana pelaksanaan talkshow kesehatan yang akan disiarkan melalui TVRI pada 8 Mei 2026.
Kegiatan tersebut bertujuan mendukung program pemerintah di sektor kesehatan.
Menurut Ridwan, talkshow itu akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, Jasa Raharja, serta unsur kepolisian dan pemerhati masyarakat.