MEDAN - Program peningkatan layanan kesehatan yang digagas Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mulai menunjukkan dampak nyata di Kepulauan Nias.
Salah satunya terlihat dari meningkatnya kualitas layanan di RS Tafaeri, Kabupaten Nias Utara.
Peningkatan tersebut terjadi setelah Pemerintah Provinsi Sumut bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara melalui RS USU dalam program pengabdian dokter spesialis.
Baca Juga: Bobby Nasution dan LPS Bahas Akses Keuangan, Sektor Riil Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Sumut Sejumlah dokter spesialis, mulai dari penyakit dalam, anestesi, obstetri dan ginekologi, hingga patologi klinik, ditempatkan di RS Tafaeri sejak Maret tahun lalu.
Dampaknya, jumlah pasien yang sebelumnya hanya berkisar 30 hingga 40 orang per bulan meningkat drastis hingga lebih dari 1.000 persen dalam setahun terakhir.
Wakil Gubernur Sumut, Surya, mengatakan program ini merupakan bagian dari percepatan pemerataan layanan kesehatan di seluruh wilayah Sumut, termasuk daerah kepulauan.
"Kami sangat berharap Kepulauan Nias mendapatkan akses layanan kesehatan yang sama dengan daerah lainnya," ujar Surya saat menerima audiensi jajaran USU dan RS USU di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (10/4/2026).
Selain penempatan dokter spesialis, Pemprov Sumut juga memberikan beasiswa kepada putra daerah Nias untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).
Saat ini, terdapat tujuh putra daerah Nias yang tengah menempuh pendidikan spesialis di USU dan diharapkan dapat mengisi kebutuhan tenaga medis di wilayah tersebut.
"Harapan kami mereka tetap berkomitmen mengabdi di daerahnya setelah lulus," kata Surya.
Sementara itu, Direktur Utama RS USU, Inke Nadia Diniyati Lubis, menyebut fasilitas RS Tafaeri sebenarnya sudah cukup memadai, namun selama ini terkendala pada ketersediaan dokter spesialis.
"Ruang operasinya bahkan lebih baik dibanding beberapa rumah sakit di Medan, tetapi selama ini kekurangan tenaga dokter spesialis," ujarnya.