JAKARTA - Setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa Ramadan, umat Muslim di seluruh dunia menyambut Hari Raya Idulfitri dengan sukacita.
Namun, di balik kebahagiaan menyambut Lebaran, banyak yang khawatir dengan kenaikan berat badan yang kerap terjadi setelah makan berlimpah dan pola makan yang berubah drastis.
Penurunan berat badan selama Ramadan seringkali kembali terbalik saat Lebaran tiba.
Baca Juga: Kapolda Aceh Gelar Silaturahmi Forkopimda di Hari Raya Idul Fitri, Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Aceh Bahkan, penurunan 2–3 kilogram bisa dengan cepat bertambah menjadi 4–5 kilogram jika pola makan tidak terkontrol dengan baik.
Lalu, bagaimana cara menjaga berat badan tetap stabil setelah Lebaran? Berikut beberapa strategi yang dapat Anda terapkan untuk menghindari kenaikan berat badan yang signifikan.
1. Batasi Karbohidrat Saat Sarapan Lebaran
Ketupat dan lontong adalah hidangan khas Lebaran yang menggugah selera, namun cobalah untuk mengonsumsinya dalam porsi kecil.
Fokuskan konsumsi pada lauk yang kaya protein, seperti daging, ayam, atau telur.
Makanan berprotein tidak hanya membuat kenyang lebih lama, tetapi juga membantu mengontrol nafsu makan sepanjang hari.
2. Pilih Makanan Saat Silaturahmi
Silaturahmi dengan keluarga dan kerabat di hari Lebaran biasanya disertai dengan hidangan kue manis dan camilan tinggi gula.
Untuk itu, kendalikan diri Anda untuk tidak berlebihan. Pilih makanan yang kaya protein seperti kacang atau lauk berbahan dasar daging.