BATUBARA– Seorang orang tua siswa di SD Negeri 01 Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, menyampaikan keluhan terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga tidak sesuai dengan standar gizi yang diharapkan, 5/03/2026.
salah satu orang tua siswa, mengaku prihatin dengan kondisi makanan yang diberikan kepada para siswa melalui dapur MBG yang dikelola oleh pihak kepolisian di Polsek Labuhan Ruku.
Menurutnya, berdasarkan pantauan yang ia lakukan, makanan yang diberikan kepada siswa dinilai jauh dari kata bergizi, baik dari segi kualitas maupun porsi yang disajikan kepada anak-anak.
Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa: Program MBG Prioritas, Belanja Tidak Produktif Akan Dicoret "Dari yang saya lihat, makanan yang diberikan kepada siswa masih jauh dari standar gizi yang seharusnya. Selain itu, ada juga hari-hari tertentu di mana siswa tidak mendapatkan makanan," ujar Raman Krisna kepada wartawan.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya dirinya telah mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak Kepala SPPG terkait hal tersebut.
Namun, menurutnya, ia tidak mendapatkan penjelasan yang jelas dan justru diarahkan untuk menanyakan langsung kepada pihak pengelola yayasan, yaitu Bhayangkari Polres Batubara.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi para orang tua siswa, mengingat program makan bergizi seharusnya bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak selama berada di lingkungan sekolah.
Raman berharap pihak terkait, baik pemerintah daerah maupun instansi yang bertanggung jawab terhadap program MBG, dapat melakukan evaluasi dan pengawasan agar program tersebut benar-benar berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur MBG di Polsek Labuhan Ruku maupun pihak terkait lainnya belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.*
(dh)