DAIRI – Dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, terus memunculkan korban.
Jumlah sementara siswa yang terdampak dari dua sekolah, SMK Swasta HKBP dan SMK Swasta Arina Sidikalang, mencapai 258 orang.
Baca Juga: SMK Arina Sidikalang Jadi Sekolah Kedua yang Terkena Keracunan MBG di Dairi, Pihak Dinas Pendidikan Turun Tangan Dari jumlah tersebut, 180 siswa berasal dari SMK Swasta HKBP, sedangkan 78 siswa dari SMK Swasta Arina.
Sebanyak 30 siswa SMK Arina saat ini dirawat di RSUD Sidikalang, sementara 48 siswa dirawat di RSU Serenapita.Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dairi, Agel Siregar, mengungkapkan kondisi korban masih dipantau secara intensif.
"Siswa SMK Arina dirawat di RSUD Sidikalang sebanyak 30 siswa dan di RSU Serenapita 48 siswa," ujarnya, Rabu, 11 Februari 2026.Wakil Bupati Dairi, Wahyu Daniel Sagala, didampingi Sekda Dairi Surung Lamhot Bantjin serta Kepala Pelayanan Pemenuhan Gizi Medan dan Aceh, Donal Simanjuntak, meninjau langsung para korban di RSUD Sidikalang.
Pemerintah Kabupaten Dairi berencana menggelar rapat bersama Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pelaksanaan Program MBG untuk menelusuri penyebab insiden dan mengantisipasi kejadian serupa.Kasus keracunan MBG ini menjadi sorotan serius terkait pengawasan kualitas makanan bergizi yang disalurkan ke sekolah.
Pemerintah daerah menegaskan akan mengevaluasi seluruh proses distribusi agar program tetap aman bagi siswa.*(mi/dh)