KISARAN — Pemerintah Kabupaten Asahan tengah mematangkan rencana pembangunan rumah sakit bertaraf internasional melalui skema Kerja Sama Pemerintah Daerah dengan Badan Usaha (KPDBU).
Pertemuan virtual yang digelar di Rumah Dinas Bupati Asahan dan diikuti oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan komitmen bersama dalam mempercepat pembangunan layanan kesehatan strategis untuk wilayah Pantai Timur Sumatera Utara. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., yang turut hadir secara langsung, menyampaikan pentingnya skema KPDBU dalam menghadirkan infrastruktur publik berskala besar tanpa membebani keuangan daerah.
"KPDBU harus dipersiapkan dengan perencanaan matang, regulasi jelas, dan tata kelola akuntabel. Jika dijalankan dengan baik, skema ini akan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah," tegasnya. Dalam pertemuan tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Wakil Bupati Rianto, S.H., M.AP., Sekretaris Daerah, serta perangkat daerah terkait juga turut berpartisipasi.
Baca Juga: PLTA Sipansihaporas Tetap Kokoh Pasca Bencana, Mendagri: Siap Jadi Back Up Listrik Sumatera Utara Tim dari Kemendagri juga didampingi oleh Direktur Pendapatan Daerah Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M.
Pembahasan melibatkan mitra kerja yaitu Perusahaan Perdagangan Indonesia (BUMN) dan Permata Group. Menanggapi hasil pembahasan, Bupati Taufik menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan siap menindaklanjuti seluruh arahan secara konkret.
"Pembangunan rumah sakit bertaraf internasional ini kami arahkan untuk memperkuat layanan kesehatan masyarakat Pantai Timur sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru di Asahan. Sinergi dengan pusat dan mitra usaha menjadi kunci percepatan realisasinya," ucapnya. Selain pertemuan, rombongan juga melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pertapakan rencana pembangunan rumah sakit untuk memastikan kesiapan lahan dan kesesuaian kawasan.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke PT Hijau Surya Biotechindo untuk mengeksplorasi potensi pengembangan produk kultur jaringan sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor bioteknologi dan inovasi di Kabupaten Asahan.*
(ad)