JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan.
Skema khusus diterapkan untuk menyesuaikan kondisi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Alih-alih dikonsumsi di sekolah seperti biasa, makanan MBG tetap dibagikan pada jam sekolah, namun dibawa pulang oleh penerima manfaat untuk disantap saat berbuka.
Baca Juga: BGN Pastikan Gaji 32.000 PPPK MBG Bersumber dari APBN, Rekrutmen Dimulai Februari 2026 "Kami tetap menjalankan pola seperti tahun lalu. Untuk daerah mayoritas Muslim, makanan dibagikan di sekolah tapi tahan hingga berbuka, sekitar 12 jam," ujar Kepala BGN, Dadan Hindayana, usai rapat dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (20/1/2026).
Tantangan utama, menurut Dadan, bukan hanya distribusi, tetapi memastikan makanan tetap aman dan layak konsumsi meski baru disantap beberapa jam kemudian.
Karena itu, BGN menyesuaikan jenis menu.
Menu yang disiapkan siap santap dan tahan lama, namun tetap bernutrisi.
Beberapa contoh menu antara lain kurma, telur rebus, buah, abon, hingga penganan lokal yang tidak mudah basi.
Sementara itu, untuk wilayah mayoritas non-Muslim, pelayanan MBG tetap berjalan normal tanpa perubahan pola distribusi atau waktu konsumsi.
Dengan skema ini, BGN berharap program MBG tetap mendukung asupan gizi anak-anak, sekaligus menyesuaikan dengan ibadah puasa di bulan Ramadan.*
(d/dh)