MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menegur Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, dan Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, terkait tidak maksimalnya pelaksanaan program berobat gratis dengan KTP atau Universal Health Coverage (UHC) di dua daerah tersebut.
Bobby menyayangkan masih banyak laporan pasien ditolak meski Deliserdang dan Binjai telah termasuk daerah UHC.
"Bolehlah pak saya kecewa dan sedih sedikit nih. Kabupaten Deli Serdang menerima alokasi anggaran besar dari provinsi, tapi pelaksanaan UHC belum maksimal," ujarnya, Kamis (15/1).
Baca Juga: Kejaksaan Limpahkan Kasus Penjualan Aset PTPN ke PN Medan, 4 Tersangka Siap Disidang Pekan Depan Menurutnya, Kota Binjai menjadi lokasi peresmian UHC di Sumut, namun faktanya program ini belum berjalan secara optimal di lapangan.
"Ini cukup disayangkan karena launching dilakukan bahkan sebelum provinsi mengumumkan UHC Prioritas, tapi implementasinya tidak berjalan," jelas Bobby.
Gubernur menegaskan seluruh kabupaten/kota harus berkomitmen melaksanakan program UHC secara penuh.
Ia mencontohkan Kabupaten Nias, yang meski jauh, mampu menjalankan program berobat gratis dengan lancar.
"Silakan saja jika ingin mengatakan program ini milik daerah masing-masing, tapi program ini harus berjalan maksimal karena sangat dibutuhkan masyarakat," tegasnya.
Program berobat gratis dengan KTP mulai diberlakukan di Sumatera Utara sejak 1 Oktober 2025, sebagai bagian dari pencapaian UHC Prioritas 100 persen.
Bobby berharap seluruh pemerintah daerah dapat menuntaskan implementasi program ini demi memastikan hak kesehatan masyarakat terpenuhi.*
(tm/ad)