MEDAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara melaporkan tiga kasus penyakit Super Flu atau Influenza A di wilayah Deliserdang.
Sekretaris Dinkes Sumut, Hamid Rijal Lubis, memastikan ketiga pasien tersebut telah sembuh dan tidak ada tambahan kasus baru hingga saat ini.
"Pasien berasal dari kelompok rentan, termasuk lansia, balita, dan bayi. Semua sudah kami tangani dan dinyatakan sembuh. Saat ini jumlah kasus di Sumut nol," ujar Hamid saat dihubungi, Rabu (14/1/2026).
Baca Juga: Belum Ada Kasus Super Flu di Medan, Dinkes Minta Warga Tak Panik: Jika Alami Gejala, Segera Periksa! Super Flu pertama kali muncul di Indonesia pada Agustus 2025 dan hingga kini tercatat 62 kasus di delapan provinsi.
Penyakit ini mudah menular terutama pada kelompok rentan, dan gejalanya meliputi demam tinggi, batuk kering, nyeri otot, dan sakit kepala.
Dinkes Sumut meminta masyarakat yang menunjukkan gejala flu segera mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat.
Dua fasilitas rujukan utama adalah Puskesmas Teladan dan RSUD Tambunan, yang saat ini membuka layanan Influenza Like Illness dan Severe Acute Respiratory Infection (ILI SARI).
Hamid juga menekankan pentingnya penerapan pola hidup sehat seperti saat pandemi COVID-19, termasuk mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menggunakan masker di tempat umum.
Ia mengingatkan cuaca dan daya tahan tubuh yang menurun dapat memicu penularan Super Flu.
"Setiap warga yang mengalami gejala flu segera berobat dan jaga kesehatan. Pencegahan lebih mudah daripada pengobatan," kata Hamid.
Dinkes Sumut terus memantau situasi dan memastikan kesiapan fasilitas kesehatan untuk menanggulangi potensi kasus baru.*
(tm/dh)