MANDAILING NATAL – Pekerjaan konstruksi renovasi dan penambahan ruang Puskesmas Sibanggor Jae yang dikerjakan CV Credesain Konstruksi dengan anggaran Rp5,84 miliar dinyatakan selesai.
Hal ini dikonfirmasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Sahzan, kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).
Sahzan menjelaskan, seluruh pekerjaan utama telah rampung sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan serah terima pekerjaan telah dilakukan pada 29 Desember 2025.
Baca Juga: TNI Hadir untuk Pendidikan: 736 Paket Tas dan Alat Tulis Diserahkan di Pidie Jaya Meski demikian, masa pemeliharaan selama satu tahun tetap berjalan dengan retensi 5 persen.
"Adanya pekerja di lokasi saat ini bukan berarti proyek belum selesai, tetapi untuk melakukan pemeliharaan dan penyelesaian layanan tambahan," jelas Sahzan.
Pekerjaan layanan tambahan mencakup pembersihan bekas semen, pasir, debu, perbaikan pengecatan, pemasangan kembali plafon, dan pemindahan material sisa.
Proses ini dilakukan agar bangunan puskesmas siap digunakan secara optimal bagi masyarakat.
Saat ini, masih terdapat 5-10 pekerja lokal yang menyelesaikan layanan tambahan tersebut.
Sebelumnya, Gerakan Mahasiswa Peduli Madina (GMPK Madina) menyoroti proyek ini, menilai adanya keterlambatan dan dugaan kelalaian dalam pengawasan.
Ketua GMPK Madina, Jefri Nasution, menegaskan perlunya evaluasi dan pengawasan transparan terhadap proyek-proyek yang menggunakan APBD, karena menyangkut kepentingan publik.
"Pengawasan yang transparan dan evaluasi objektif harus menjadi prioritas. Kami berkomitmen mengawal kepentingan masyarakat Kabupaten Madina," tandas Jefri.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa proyek ini telah selesai sesuai kontrak, dan seluruh pekerjaan tambahan bersifat pelengkap agar fasilitas puskesmas dapat berfungsi maksimal.*