MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mengimbau seluruh masyarakat untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna meningkatkan daya tahan tubuh dalam menghadapi potensi lonjakan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Imbauan tersebut disampaikan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution melalui Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Muhammad Faisal Hasrimy, di Kantor Dinas Kesehatan Sumut, Rabu (29/10/2025).
Faisal menjelaskan, PHBS dapat dilakukan dengan langkah sederhana namun efektif, seperti mengkonsumsi makanan bergizi, beristirahat cukup, rutin berolahraga, memakai masker, dan menghindari kontak dengan orang sakit.
Baca Juga: Bobby Nasution Cairkan Rp601 Miliar DBH Tahap III, Total Dana untuk Sumut Capai Rp3,5 Triliun! Selain itu, masyarakat juga diimbau menerapkan etika batuk dan bersin, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, serta melakukan vaksinasi influenza secara mandiri untuk semua kelompok umur.
"Jika muncul gejala seperti batuk, pilek, atau demam ringan, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara telah mengeluarkan Surat Edaran Pemberitahuan Kewaspadaan dan Pemantauan terhadap Peningkatan Kasus ISPA, sembari menunggu surat edaran resmi dari Kementerian Kesehatan RI," ujar Faisal.
Dinas Kesehatan Sumut juga mendorong masyarakat yang mengalami gejala influenza untuk melakukan pemeriksaan jenis atau tipe influenza di dua site-sentinel ILI/SARI, yakni Puskesmas Teladan Kota Medan dan RSUD Amri Tambunan Deli Serdang, atau melalui fasilitas kesehatan swasta secara mandiri.
Berdasarkan laporan rutin Dinas Kesehatan Sumut, terjadi peningkatan kasus ISPA sebesar 15,3% sejak Juli 2025. Kasus ISPA meliputi Influenza (Flu), Rhinitis, Tonsilitis, Faringitis, Tonsilofaringitis, Laringitis, Sinusitis, Covid-19, Bronkitis, Pneumonia, dan Bronkopneumonia.
Faisal menekankan, penyakit ISPA termasuk influenza musiman umumnya meningkat pada musim hujan akibat perubahan cuaca. Karena itu, menjaga kesehatan tubuh dan lingkungan sangat penting untuk mencegah penularan.*
(M/006)