JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) merespons kritik tajam yang dilontarkan ahli gizi komunitas dr Tan Shot Yen terkait pemilihan menu dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kritik mencuat usai ditemukannya spageti dan hamburger dalam menuMBG, yang dinilai tidak mencerminkan semangat kedaulatan pangan lokal.
Baca Juga: 1.035 Siswa Keracunan MBG di Bandung Barat, BGN: Ayam Disimpan 4 Hari Baru Dimasak! Wakil Kepala
BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa
menu-
menu tersebut bukan merupakan sajian rutin.
Spageti dan hamburger, menurutnya, muncul sebagai menu permintaan siswa yang bosan dengan nasi sebagai sumber karbohidrat utama.
"Anak-anak di SPPG boleh mengajukan satu permintaan menu dalam seminggu. Jadi bukan makanan harian. Ini bentuk kreativitas anak-anak agar tidak bosan," ujar Nanik dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta, Jumat (26/9/2025).