JAKARTA – Komunitas
Jaga Ginjal Indonesia (JGI) berkolaborasi dengan Vantive, Prodia, Essity, Etana, dan Fresenius menggelar seminar
kesehatan bertema "Encapsulating Peritoneal Sclerosis (EPS): Kenali, Cegah, dan Atasi" pada Sabtu (20/9/2025). Acara berlangsung di Auditorium Prodia Tower, Jakarta Pusat, dan dihadiri pasien
dialisis serta keluarga secara gratis.Seminar menghadirkan Brigjend. dr. Jonny, Sp.PD-KGH, M.Kes, MM, FINASIM, dokter kepresidenan sekaligus spesialis ginjal di RSPAD Gatot Soebroto, sebagai narasumber utama.
Baca Juga: Rutan Kelas I Medan Gelar Skrining Tuberkulosis untuk 200 Warga Binaan, Dukung Eliminasi TB 2030 Selain itu, Fakhril Akmal dari Prodia turut memberikan materi dengan moderator Astrid Audrey, seorang pasien hemo
dialisis.Dalam paparannya, dr. Jonny menjelaskan bahwa Encapsulating Peritoneal Sclerosis (EPS) merupakan komplikasi serius yang dapat terjadi pada pasien
dialisis peritoneal. Kondisi ini ditandai peradangan dan fibrosis di rongga perut sehingga usus dapat terbungkus jaringan parut, mengganggu fungsi pencernaan hingga berpotensi menyebabkan sumbatan."Pasien terapi CAPD memang memiliki potensi mengalami EPS. Namun dengan melaksanakan SOP CAPD secara benar dan penggunaan cairan
dialisis berkadar gula rendah, risiko EPS dapat dicegah," jelas dr. Jonny.EPS biasanya muncul pada pasien yang menjalani
dialisis peritoneal lebih dari lima tahun.