JEMBRANA – Sebanyak 40 kader Posyandu Desa Loloan Timur, Kecamatan Jembrana, mengikuti kegiatan sosialisasi dan penyuluhan pada Senin, 28 Juli 2025.
Acara yang digelar di aula kantor Desa Loloan Timur ini diselenggarakan oleh Puskesmas II Negara dengan tujuan mengevaluasi 25 kompetensi kader Posyandu sebagai dasar perencanaan program kesehatan yang lebih efektif ke depannya.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain PL KB Kecamatan Jembrana, bidan wilayah Puskesmas II Negara, Bidan Desa Loloan Timur, serta Kader Pembangunan Manusia Desa Loloan Timur.
Selain itu, Babinsa Loloan Timur, Serda Mahfud, bersama Babinkamtibmas Desa Loloan Timur turut memantau jalannya acara, menegaskan sinergi yang erat antara TNI, Polri, dan instansi kesehatan dalam mendukung program pemerintah.
Pembinaan terhadap kader Posyandu menjadi bagian penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader agar dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal.
Dengan peningkatan kapasitas tersebut, pelayanan Posyandu diharapkan dapat berjalan lebih maksimal, khususnya dalam upaya pengentasan stunting, penanganan gizi buruk pada balita, dan peningkatan pelayanan kesehatan ibu hamil.
"Kami berharap melalui sosialisasi dan penyuluhan ini, para kader Posyandu semakin mumpuni dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ungkap perwakilan Puskesmas II Negara.
"Peran kader sangat strategis dalam mencapai target kesehatan nasional, terutama dalam menangani isu stunting yang menjadi fokus utama."
Sepanjang kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif mengikuti sesi diskusi dan materi penyuluhan.
Rangkaian acara berlangsung lancar dan aman, mencerminkan komitmen kuat Desa Loloan Timur dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas.*