Pengamanan Ketat Menjelang Kepulangan Paus Fransiskus, 1.165 Personel Dikerahkan di Bandara Soekarno-Hatta

Redaksi - Jumat, 06 September 2024 03:19 WIB

JAKARTA -Lawatan Paus Fransiskus ke Indonesia memasuki hari terakhirnya, dengan pengamanan ketat yang disiapkan menjelang kepulangannya. Pada hari ini, sebanyak 1.165 personel gabungan dari TNI dan Polri dikerahkan untuk mengawal kepulangan Paus Fransiskus yang direncanakan akan berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menuju Papua Nugini.

Kombes Ade Ary Syam Indradi, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, menjelaskan bahwa pengamanan di Bandara Soetta melibatkan dua kelompok personel utama. Sebanyak 672 personel gabungan dari TNI dan Polri disiagakan mulai dari pintu keluar Tol Soediyatmo menuju VIP Room bandara. Sementara itu, 493 personel lainnya akan bertugas di jalur lalu lintas yang meliputi Kedutaan Besar Vatikan hingga Bandara Soetta, termasuk di objek-objek dan perlintasan yang relevan.

“Keseluruhan 1.165 personel akan siap siaga untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama kepulangan Paus Fransiskus,” ujar Kombes Ade Ary dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (6/9/2024).

Rekayasa Lalu Lintas dan Skala Prioritas

Kapolres Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Roberto Pasaribu, menyatakan bahwa rekayasa lalu lintas di kawasan bandara akan dilakukan secara situasional. Skema prioritas akan diberlakukan khusus untuk rombongan Paus Fransiskus guna memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan.

“Nantinya, untuk pelayanan VVIP seperti rombongan Paus Fransiskus, akan ada skala prioritas yang akan diterapkan untuk jalur yang dilalui rombongan. Kami akan mengatur prioritas untuk memastikan perjalanan rombongan berlangsung tanpa hambatan,” kata Roberto.

Meskipun ada rekayasa lalu lintas yang dilakukan untuk mengakomodasi rombongan Paus, pihak kepolisian dan pihak terkait lainnya berkomitmen untuk meminimalisir gangguan terhadap pelayanan masyarakat. “Kami akan memaksimalkan rekayasa lalu lintas dengan tetap memperhatikan pelayanan terhadap penumpang pesawat yang menggunakan jalur domestik maupun internasional,” tambah Roberto.

Rencana Perjalanan Paus Fransiskus

Hari ini menandai akhir kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia. Setelah meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta, Paus Fransiskus direncanakan akan melanjutkan perjalanan ke Papua Nugini. Kunjungan di Papua Nugini dijadwalkan berlangsung dari 6 hingga 9 September 2024. Usai dari Papua Nugini, Paus Fransiskus akan melanjutkan perjalanan ke Timor Leste pada 9 hingga 11 September 2024.

Kepulangan Paus Fransiskus dari Indonesia diharapkan dapat berlangsung dengan lancar dan aman, dengan seluruh persiapan dan pengamanan yang telah dilakukan. Pengalaman selama lawatan ini akan menjadi bagian dari perjalanan pastoral global Paus Fransiskus, yang meliputi kunjungan ke berbagai negara untuk memperkuat hubungan dan dialog antarumat beragama di seluruh dunia.(N/014)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Mengapa Umat Islam Harus Meneladani Rasulullah SAW? Ini Penjelasan Prof Hasanuddin Yusuf Adan

Internasional

Ketua KAHMI Binjai Agus Purwanto Tegaskan Kaderisasi Adalah Jantung HMI

Internasional

Bobby Nasution Ikut Bersuara soal Polemik Ijazah Gibran: Setahu Saya Sarjana

Internasional

Wagub Sumut Surya Desak Percepatan Huntap Korban Bencana, Jalan hingga Air Bersih Harus Tersedia

Internasional

Mahfud MD Buka Suara soal Nasib Gibran Usai Putusan MK: Bola Itu Tergantung Politik

Internasional

Media Asing Soroti Polemik Ijazah Gibran, Denny Indrayana: Jika Tak Mundur, Pilihannya Dimundurkan