Polri Resmi Bentuk Direktorat Siber di Delapan Polda, Andri Hutama : Ini Langkah Positif untuk Keamanan Digital

BITVonline.com - Minggu, 22 September 2024 09:31 WIB

JAKARTA  – Komitmen Polri dalam menjaga keamanan dunia maya semakin terlihat dengan dibentuknya Direktorat Reserse Siber di delapan Polda di Indonesia. Langkah ini mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk Andri Hutama Putra, Komisaris PT ITSEC Asia Tbk, yang juga merupakan seorang pemerhati keamanan siber. Menurutnya, pembentukan direktorat ini merupakan sinyal positif bahwa Polri serius dalam menangani kejahatan di dunia maya.

Andri Hutama Putra menyatakan, “Saya sebagai praktisi dan pelaku usaha di bidang cybersecurity sejak 2010 sangat mendukung dan mengapresiasi pembentukan direktorat baru di 8 Polda ini. Ini adalah langkah konkret yang membuktikan keseriusan Polri dalam menjaga keamanan siber.” Dia menegaskan bahwa langkah ini akan mempermudah penerapan pendekatan preventif dan korektif, serta meningkatkan literasi masyarakat mengenai ancaman di dunia maya.

Keberadaan direktorat ini juga sangat relevan dengan meningkatnya kasus kejahatan siber belakangan ini, seperti phishing, social engineering, kebocoran data, judi online, dan penyanderaan data. “Tindak kejahatan di dunia maya harus diatasi dengan respons cepat, dan pembentukan direktorat ini diharapkan dapat mempercepat penanganan kasus-kasus tersebut,” ungkap Andri.

Delapan Polda yang telah membentuk Direktorat Reserse Siber meliputi Polda Metro Jaya, Polda Sumatera Utara, Polda Bali, Polda Jawa Barat, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Tengah, Polda Sulawesi Tengah, dan Polda Papua. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan surat telegram bernomor ST/2100/IX/KEP./2024 yang menunjuk direktur untuk masing-masing direktorat di Polda tersebut.

Andri menambahkan, “Kedepannya, diharapkan pembentukan direktorat siber ini akan terus diperluas hingga ke seluruh provinsi dan sektor, sehingga penanganan dan pencegahan kejahatan siber di Indonesia dapat dilakukan dengan lebih responsif.”

Dengan adanya Direktorat Reserse Siber ini, Andri optimis bahwa pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam bidang keamanan siber akan terus dilakukan. Hal ini penting agar Polri dapat lebih siap menghadapi tantangan kejahatan di dunia maya yang semakin kompleks.

Langkah ini diharapkan tidak hanya dapat mengurangi angka kejahatan siber tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap keamanan digital di Indonesia. Ke depan, Polri diharapkan dapat terus berkolaborasi dengan sektor swasta dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem digital yang aman dan nyaman.

Pembentukan Direktorat Reserse Siber di delapan Polda adalah langkah strategis yang menunjukkan keseriusan Polri dalam mengatasi masalah kejahatan di dunia maya. Diharapkan, dengan dukungan berbagai pihak, Indonesia dapat menciptakan lingkungan siber yang lebih aman bagi masyarakat.

(K/09)

Editor
:
Sumber
:

Tag:

Berita Terkait

Internasional

Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis

Internasional

KPK Soroti Putusan MK Soal Kerugian Negara, Sebut BPK Bisa Kewalahan Tangani Semua Perkara

Internasional

DPR Desak Pemerintah Tak Diam Soal WNI di Kapal Kemanusiaan yang Ditahan Israel

Internasional

Kemensos Siapkan Dana Rp1 Triliun Lebih untuk Pemulihan Aceh, Sumut, dan Sumbar

Internasional

Pemkot Medan Tanggung Biaya Pengobatan Korban Begal, Rico Waas Terbitkan Perwal Baru

Internasional

DWP Sumut Ajak Perempuan Lawan KDRT, Suara Diam Tak Lagi Jadi Pilihan