VLADIVOSTOK - Presiden Prabowo Subianto mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin untuk berkunjung ke Indonesia. Prabowo ingin membalas keramahan yang diterimanya selama melakukan kunjungan dan bertemu dengan Putin di Rusia.
"Saya berharap dapat membalas keramahan yang telah diberikan oleh Rusia kepada saya, serta menyambut Presiden Putin dan Anda sekalian di Indonesia," kata Prabowo saat berpidato sebagai Tamu Kehormatan Utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).
Prabowo diketahui tengah melakukan kunjungan ke Rusia. Ini menjadi kunjungan keduanya ke negara tersebut sejak menjabat sebagai Presiden Indonesia.
Baca Juga: Prabowo Berpidato di EEF Vladivostok: Samudra Pasifik Bukan Pemisah, tapi Jembatan Ekonomi RI-Rusia Sebelumnya, Prabowo menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) pada 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Putin telah berlangsung beberapa kali sejak dirinya menjabat sebagai Presiden.
"Bahkan, ini adalah kali kelima saya bertemu dengan Presiden Putin sejak saya menjabat sebagai Presiden Indonesia," ujar Prabowo.
Prabowo sebelumnya juga mengungkapkan panjangnya hubungan Indonesia dan Rusia saat menyantap makan siang bersama Putin.
Menurut Prabowo, kedua negara memiliki sejarah hubungan yang telah berlangsung lebih dari lima dekade. Indonesia dan Rusia juga dinilai memiliki kepentingan yang sama dalam sejumlah bidang, termasuk konektivitas dan kerja sama maritim.
"Forum ini memiliki potensi besar dalam menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas di kawasan ini. Kita berdua adalah negara Pasifik dan bagi kami sebagai negara kepulauan, konektivitas dan kerja sama maritim sangat penting," kata Prabowo.
Undangan kepada Putin tersebut disampaikan Prabowo di tengah upaya Indonesia memperkuat hubungan bilateral dengan Rusia serta membuka peluang kerja sama lebih luas di bidang ekonomi, maritim, dan berbagai sektor strategis lainnya.* (k/dh)