MASHHAD– Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menggelar pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Iran Seyyed Abbas Araghchi di Mashhad, Iran. Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas perkembangan situasi regional maupun global sekaligus menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui jalur diplomasi.
Pertemuan berlangsung di sela-sela kunjungan delegasi Indonesia yang menghadiri rangkaian prosesi pemakaman dan penghormatan terakhir bagi mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.
Dalam keterangannya, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyebut Sugiono dan Araghchi bertukar pandangan terkait dinamika kawasan serta kondisi global yang berkembang saat ini.
Baca Juga: Delegasi Indonesia Bertolak ke Iran, Menlu dan Ketua MPR Hadiri Pemakaman Ali Khamenei "Kedua menteri bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi regional dan global serta menegaskan pentingnya penyelesaian konflik melalui dialog, diplomasi, penghormatan terhadap kedaulatan negara, dan hukum internasional," demikian pernyataan Kemlu RI, Sabtu (11/7/2026).
Selain membahas isu internasional, kedua menteri juga menegaskan komitmen untuk terus memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Iran melalui peningkatan kerja sama konkret di berbagai sektor prioritas.
Dalam kesempatan tersebut, Sugiono turut mendorong optimalisasi mekanisme kerja sama bilateral agar implementasi berbagai kesepakatan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
Kunjungan ke Iran juga diikuti Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama perwakilan dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Muhammadiyah.
Menurut Kemlu RI, kehadiran delegasi Indonesia mencerminkan komitmen terhadap misi perdamaian, solidaritas antarnegara, serta penghormatan kepada masyarakat Iran.
Selain bertemu Menlu Iran, delegasi Indonesia juga melakukan pertemuan dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf. Pertemuan tersebut membahas penguatan diplomasi parlemen, peningkatan pertukaran antarparlemen, serta upaya mempererat hubungan masyarakat Indonesia dan Iran.* (an/dh)