AMBON - Duta Besar Kerajaan Belanda untuk Indonesia Marc Gerritsen menilai sepak bola memiliki peran penting dalam mempererat hubungan antara Belanda dan Indonesia, khususnya dengan masyarakat Maluku yang memiliki ikatan sejarah panjang dengan Negeri Kincir Angin.
Dilansir dari pernyataannya saat kunjungan kerja di Ambon, Sabtu (20/6/2026), Marc menyebut hubungan kedua wilayah tidak hanya bersifat historis, tetapi juga terus terjaga melalui interaksi sosial dan budaya, termasuk olahraga.
"Sepak bola menjadi salah satu alasan yang membuat kita merasa saling terhubung," kata Marc, Minggu (21/6/2026).
Baca Juga: Miris! 18,7 Juta Rumah di Indonesia Masih Belum Layak Huni, Pulau Jawa Mendominasi Ia menilai antusiasme masyarakat Maluku terhadap sepak bola Belanda merupakan fenomena unik yang memperkuat kedekatan emosional kedua pihak.
Marc juga menyoroti kontribusi pesepak bola keturunan Maluku dalam sejarah sepak bola Belanda, seperti Simon Tahamata, Giovanni van Bronckhorst, hingga Tijjani Reijnders.
Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan tim nasional Belanda yang tidak bisa dipisahkan dari sejarah hubungan kedua wilayah.
"Belanda sangat berterima kasih atas kontribusi Maluku. Dukungan masyarakat di sini kepada tim nasional kami sangat berarti," ujarnya.
Ia juga mengaku terkejut sekaligus bangga melihat perayaan kemenangan tim nasional Belanda yang kerap dilakukan masyarakat di Ambon dan sejumlah daerah di Maluku.
Video perayaan tersebut, kata dia, bahkan sering menjadi perhatian publik di Belanda.
Marc menambahkan, kunjungannya ke Ambon juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama antara Kedutaan Besar Belanda dan Pemerintah Kota Ambon.
Menurutnya, sepak bola bukan hanya hiburan, tetapi juga jembatan diplomasi yang mampu mempererat hubungan antarbangsa di luar jalur formal.*
(an/dh)