JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dievakuasi secara mendadak dari Gedung Putih saat menghadiri jamuan makan malam pada Sabtu (25/4) malam waktu setempat. Insiden tersebut terjadi di tengah acara resmi yang juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk Wakil Presiden JD Vance.
Proses evakuasi dilakukan oleh tim Secret Service setelah muncul dugaan adanya ancaman keamanan terhadap Presiden. Tidak hanya Trump, para pejabat dan tamu undangan lain yang jumlahnya mencapai ratusan orang juga turut dievakuasi dari lokasi acara.
Dalam situasi darurat tersebut, para tamu sempat diminta untuk berlindung di bawah meja masing-masing sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari petugas keamanan. Aparat bersenjata lengkap kemudian langsung memasuki ruangan untuk mengamankan area dan mengevakuasi Presiden Trump terlebih dahulu.
Baca Juga: Gencatan Senjata Israel-Lebanon Diperpanjang 3 Minggu, AS Jadi Fasilitator Pembicaraan Sejumlah laporan menyebutkan bahwa sebelum evakuasi dilakukan, terdengar suara mencurigakan di sekitar lokasi acara. Namun hingga kini, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait sumber ancaman maupun pemicu insiden tersebut.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen kepanikan di dalam ruangan, saat petugas keamanan bergerak cepat melindungi Trump dan mengarahkan tamu untuk tetap tenang sebelum proses evakuasi dilakukan.
Meski situasi sempat menegangkan, tidak ada laporan korban luka dalam insiden tersebut. Setelah Presiden berhasil diamankan, proses evakuasi tamu lainnya dilakukan secara bertahap hingga seluruh area dinyatakan aman.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi lebih lanjut dari Gedung Putih maupun Secret Service terkait detail ancaman yang menyebabkan evakuasi tersebut.*
(dw/dh)