WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan perintah tegas kepada Angkatan Laut AS untuk menembak kapal-kapal Iran yang diduga memasang ranjau di kawasan strategis Selat Hormuz. Perintah tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
"Saya telah memerintahkan Angkatan Laut Amerika Serikat untuk menembak dan menghancurkan kapal apa pun, termasuk kapal kecil, yang memasang ranjau di perairan Selat Hormuz. Tidak boleh ada keraguan," tulis Trump melalui unggahan di media sosial, dikutip Kamis (23/4/2026).
Trump juga menegaskan bahwa operasi militer AS di kawasan tersebut akan ditingkatkan secara signifikan. Ia menyebut kapal-kapal penyapu ranjau militer AS saat ini sedang beroperasi untuk membersihkan jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Baca Juga: Rupiah Tertekan ke Rp17.286 per Dolar AS, Sentimen Geopolitik dan Harga Minyak Jadi Biang Kerok "Selain itu, kapal penyapu ranjau kita sedang membersihkan selat saat ini. Saya perintahkan aktivitas tersebut dilanjutkan, tetapi dengan peningkatan tiga kali lipat," ujarnya.
Pernyataan keras ini memperkuat sikap Washington yang sebelumnya telah menyoroti aktivitas militer Iran di kawasan tersebut. Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis perdagangan minyak dunia yang kerap menjadi titik ketegangan internasional.
Sejumlah laporan intelijen yang dikutip media internasional menyebutkan adanya dugaan penempatan ranjau oleh Iran di sekitar perairan tersebut. Namun pihak Iran sebelumnya membantah sejumlah klaim dan menegaskan akan mempertahankan kepentingan wilayahnya di kawasan strategis itu.
Ketegangan semakin meningkat di tengah upaya negosiasi yang disebut masih berlangsung terkait pengaturan lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz.*
(d/dh)