JAKARTA – Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengumumkan bahwa negaranya memberi izin kepada Amerika Serikat untuk menggunakan pangkalan militer Inggris sebagai bagian dari operasi defensif untuk menghancurkan rudal Iran dan peluncurnya.
Dalam pidato video yang diunggah di media sosial, Starmer menegaskan, Inggris tidak terlibat dalam serangan awal terhadap Iran dan tidak akan ikut dalam aksi ofensif.
"Kami mendukung pertahanan diri kolektif sekutu dan rakyat kami di kawasan ini, karena Iran sedang menjalankan strategi bumi hangus," ujar Starmer, dikutip dari AFP, Senin (2/3/2026).
Baca Juga: Pasar Saham Tertekan! IHSG Turun 1,88 Persen di Tengah Isu Timur Tengah Meski demikian, Starmer menekankan bahwa diplomasi tetap menjadi jalan utama penyelesaian konflik.
"Kami percaya bahwa jalan terbaik bagi kawasan dan dunia adalah penyelesaian melalui negosiasi," imbuhnya.
Keputusan ini sejalan dengan pernyataan bersama Prancis, Jerman, dan Inggris pada Minggu (1/3), yang menyatakan kesiapan untuk melindungi kepentingan mereka dan sekutu di Teluk, termasuk dengan langkah defensif terhadap Iran jika diperlukan.*
(d/dh)