JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan menghadiri pertemuan perdana Board of Peace (BoP) sekaligus menandatangani kerja sama tarif dagang dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Washington DC, Kamis (19/2/2026).
Menurut Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, agenda Prabowo di AS awalnya untuk menghadiri undangan rapat BoP. Namun, atas koordinasi kedua negara, salah satu tambahan agenda adalah penandatanganan kesepakatan tarif dagang. "
Rencana penandatanganan, jika sesuai jadwal, akan berlangsung setelah BoP. Hasil akhir tentu bergantung pada proses negosiasi, tapi kita berharap mendapatkan angka yang lebih baik untuk Indonesia," ujar Prasetyo, Rabu (18/2/2026).
Baca Juga: Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Menunaikan Puasa, Ajak Umat Muslim Saling Menghormati dalam Perbedaan Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Prabowo beserta rombongan mendarat di Pangkalan Militer Andrews, Washington DC, Selasa (17/2) pukul 11.55 waktu setempat.
Setibanya, Prabowo disambut oleh Duta Besar RI untuk AS, Dwisuryo Indroyono Soesilo, Atase Pertahanan RI, dan sejumlah pejabat militer setempat.
Kedua pemimpin akan membahas kerja sama ekonomi bilateral, termasuk mekanisme tarif dagang Indonesia–AS yang diharapkan memberikan keuntungan lebih besar bagi Indonesia. Prasetyo menekankan bahwa sementara ini tidak ada perubahan substansi kesepakatan dari pembahasan sebelumnya.
"Mari kita semua berharap pertemuan ini membawa manfaat nyata bagi bangsa dan negara," tambahnya.
Rencana penandatanganan ini menegaskan langkah strategis pemerintah dalam memperkuat kerja sama ekonomi dan diplomasi perdagangan global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di arena internasional.*
(d/dh)